333 SMA/SMK Bali; Siapkan Akses Kelas Maya

Kontributor : Teks; Harry Samputro / Foto2: IsT

Produk IoT Makin Diminati

Denpasar, Kabarindo- Dinas Pendidikan Provinsi Bali mencatat hingga saat ini sebanyak 333 SMA/SMK di Pulau Dewata menyatakan siap untuk terakses dalam kelas maya yang pembelajarannya berbasiskan teknologi informasi. "Yang terdaftar ternyata tidak hanya dari sekolah negeri saja, tetapi ada juga beberapa sekolah swasta.

"Hingga hari ini, dari 354 SMA/SMK di Bali, yang sudah terdaftar di kelas maya ada 333 sekolah yang sudah siap," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani, di Denpasar, Rabu.

Menurut dia, dalam satu bulan ke depan ini sedang dilakukan proses migrasi dari "rumah belajar" milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke dalam program atau portal kelas maya SMA/SMK di Bali yang dinamakan dengan "Jejak Bali" (Jejaring Jelajah Kreativitas - Bali).

"Hal ini karena Bali menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan model penggunaan kelas maya oleh Kemendikbud. Untuk proses persiapannya sebenarnya sudah dilakukan secara marathon sejak September lalu," ucapnya saat menggelar rapat bersama jajaran Komisi IV DPRD Bali itu.

 Dengan adanya kelas maya tersebut, nantinya semua materi pembelajaran dalam "Jejak Bali" bisa diakses oleh seluruh siswa SMA/SMK di Bali dan pihak sekolah juga tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis.

Berbeda halnya dengan sejumlah program pembelajaran lainnya yang selama ini telah ada dan harus berbayar. "Guru-guru juga ditantang berkreasi atas pembebanan materi kelas bersangkutan," ujarnya yang juga mantan Kepala Badan Diklat Provinsi Bali itu.

Dengan kelas maya, lanjut TIA, yang selama ini siswa mengikuti ujian harus menggunakan kertas, nantinya sudah tidak diperlukan. Di samping itu, hasilnya lebih cepat, transparan dan siswa juga tidak bisa bekerja sama.

"Ini juga dalam rangka pendidikan karakter dan membangun pendidikan berintegritas," katanya. TIA berharap proses migrasi dari program Kemendikbud dan juga konten penguatan materi dalam "Jejak Bali" bisa dirampungkan pertengahan Februari 2018.

 Dia tidak memungkiri untuk akses internet belum semua sekolah di Bali mudah mengakses, seperti halnya sekolah yang berada di kawasan Tegalalang, Kabupaten Gianyar. Oleh karena itu, persoalan teknisnya juga akan dibantu oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali dan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemendikbud seperti dilansir dari laman antaranews.







Berita Lainnya
GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018; Siap Di Gelar

Jakarta, Kabarindo-  GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) di tahun 2018 akan hadirkan pameran khusus kendaraan komersial, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, yang akan


Kota Jambi; Baca Alquran Jadi Syarat Masuk Sekolah Baru

Jambi, Kabarindo- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari menetapkan bisa membaca dan menulis Alquran sebagai salah satu syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tingkat Sekolah Menengah


PH CVS Naik Kelas; Siap Rilis Film Flight555 Lusa

XXI Epicentrum, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu kangen dengan produk anyar dari Citra Visual Sinema yaah ?

Tentu saja masih ingat dengan film terakhir bergenre Psycho dan


Dosen ITS Rancang TB-Analyzer; Percepat Diagnosa Tuberculosis

Surabaya, Kabarindo- World Health Organization (WHO) menyatakan tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit penyumbang kematian tertinggi di dunia. Angka kematiannya mencapai 1,7 juta jiwa per tahun, Salah