Iwan Sunito Apresiasi Kebijakan Pemerintah; Dorong Pertumbuhan Sektor Properti


Siap Membangun Jakarta dan Bandung
Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Pasar properti Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara dilihat dari jumlah permintaan hunian

Surabaya, Kabarindo- CEO dan pendiri Crown Group, Iwan Sunito, mengapresiasi pemerintah Indonesia yang mendorong pertumbuhan sektor properti dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian dengan berorientasi pada transportasi massal.

Menurut ia, hal itu akan membuat pasar properti Indonesia, khususnya di Jakarta, memberikan bermacam pilihan. Semula ia sempat khawatir pasar properti Indonesia akan mengalami bubble, namun ia melihat bahwa Indonesia tidak akan mengalami hal tersebut.

Iwan menilai pasar properti Indonesia adalah yang terbesar di kawasan Asia Tenggara dilihat dari jumlah permintaan. Jumlah permintaan hunian di Indonesia masih jauh di atas kemampuan para pengembang dalam menyediakan pasokan.

“Memang sempat terjadi slowing down pasca tax amnesty. Tapi  kalau kita perhatikan, saat ini sudah mulai merangkak naik,” ujar Iwan pada Selasa (17/10/2017) usai mengunjungi Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, baru-baru ini.

Namun yang perlu dicermati, menurut ia, adalah harga hunian yang ditawarkan harus berbanding lurus dengan tingkat pendapatan dan kemampuan daya beli masyarakat agar tercipta keseimbangan yang ideal.

Iwan merujuk data dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyebutkan saat ini backlog mencapai 13,5 juta unit. Sementara kebutuhan rumah baru dampak dari pertumbuhan penduduk dan urbanisasi setiap tahun mencapai sekitar 800 ribu unit.

Iwan membandingkan dengan kondisi backlog yang dialami Australia, khususnya di Sydney, di mana jumlah pasokan tidak bisa mengimbangi permintaan. Ia mengatakan, backlog yang dialami Indonesia jauh lebih tinggi daripada yang dihadapi Australia sekitar 50.000 hunian per tahun.

“Tapi harga yang ditawarkan kepada konsumen di Australia sesuai dengan daya beli masyarakatnya, sehingga terjadi keseimbangan yang membuat pasar Australia menjadi salah satu yang terbaik untuk investasi properti,” ujarnya.

Iwan yakin, jika terjadi titik keseimbangan, pasar properti di Indonesia dapat menjadi salah satu yang terkuat di kawasan Asia dalam beberapa tahun mendatang.
















Berita Lainnya
Metland Pasarkan Vila Royal Venya Ubud; Di Bali

Surabaya, Kabarindo- Pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan proyek terbaru Royal Venya Ubud di kawasan Ubud, Bali.

Royal Venya Ubud merupakan komplek vila mewah


Konser Kebangsaan RRI; Hibur Masyarakat Di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya

Surabaya, Kabarindo- RRI menghibur masyarakat dengan menggelar Konser Kebangsaan bertajuk Berkarya Dengan Semangat Kepahlawanan di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada Sabtu (18/11/2017) malam.

Menurut Soleman


Pemkab Klungkung; Punya Program Padat Karya

Semarapura, Kabarindo - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali melaksanakan program pola padat karya yang mampu membangun insfrastruktur jalan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan usaha ekonomi masyarakat setempat.


Inggris Dukung NKRI; Papua Tak Terpisahkan

Sorong, Kabarindo- Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam