Ketahui 8 Hal Ini; Sebelum Membeli Notebook



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Desain dan fungsi sangat menentukan pilihan dalam membeli notebook

Surabaya, Kabarindo- Berkuliah dan bekerja  di era internet sekarang ini menuntut mahasiswa, profesional maupun pekerja lainnya untuk pintar-pintar dalam memilih notebook guna menunjang kegiatan belajar dan bekerja.

Kegiatan ini akan terhambat jika tidak memiliki notebook dengan spesifikasi yang pas.

Notebook telah menjadi kebutuhan mutlak dan penting bagi mahasiswa, pekerja maupun profesional. Selain untuk mengerjakan tugas kuliah, notebook juga untuk presentasi dan mencari sumber-sumber guna menunjang pekerjaan.

Desain dan fungsi sangat menentukan pilihan dalam membeli notebook. Namun ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan. Acer memberikan tips memilih notebook dalam rilis yang diterima pada pada Senin (24/8/2015).

1.      Desain
Memiliki notebook dengan desain keren dengan warna yang dinamis akan membuat kita bersemangat dalam mengerjakan tugas kuliah ataupun pekerjaan. Notebook dengan desain keren akan membuat kita menjadi pusat perhatian saat menggunakannya di kelas atau presentasi di depan atasan, kolega atau klien.
 
2.      Prosesor
Notebook harus ditunjang dengan prosesor yang mumpuni agar dapat digunakan untuk multi-tasking.
 
3.      Spesifikasi sesuai kebutuhan
Pastikan notebook memiliki harddisk yang cukup besar untuk menyimpan file-file. Memiliki notebook dengan kartu grafis juga penting bagi mereka yang berkuliah di jurusan desain maupun mereka yang menggeluti bidang ini.
 
4.      Sistem operasi preinstalled
Pilihlah notebook dengan preinstalled Windows agar biss langsung menggunakannya untuk mengerjakan tugas.
 
5.      Keaslian system operasi
Pastikan Windows preinstalled di dalam notebook yang ingin anda beli itu asli agar tidak rentan terhadap serangan virus dan malware.
 
6.      Dukungan aplikasi
Notebook dengan banyak dukungan aplikasi seperti Office 365 akan memudahkan anda mengerjakan tugas untuk membuat makalah dengan Microsoft Word ataupun presentasi menggunakan Microsoft PowerPoint.
 
7.      Pertimbangkan budget
Belilah notebook dengan spesifikasi sesuai penggunaannya. Notebook dengan harga Rp. 3-4 jutaan sudah memiliki spesifikasi yang cukup untuk keperluan kuliah.
 
8.      Layanan purna jual yang baik
Pastikan notebook yang anda beli memiliki garansi yang panjang dengan tempat servis yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini untuk menjamin notebook dapat digunakan untuk jangka waktu lama.

Menyambut tahun ajaran baru dan sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan, Acer mengadakan program Promo Merdeka hingga 30 September 2015 di channel penjualan notebook Acer di Acer Store seluruh Indonesia maupun online store terkemuka.

Program tersebut memberikan cashback hingga Rp. 300 ribu untuk setiap pembelian notebook Acer dengan prosesor Intel yang bergaransi resmi. Setiap pembelian notebook Acer dengan prosesor Intel Core i3, Intel Core i5 dan Intel Core i7 mendapat garansi 3 tahun untuk penggantian sparepart dan jasa servis.









Berita Lainnya
Kota Pontianak; Siap Pecahkan Rekor MURI Khatam Alquran Massal

Pontianak, Kabarindo - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam rangka kegiatan khataman Alquran secara massal, kata Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.


Wapres JK Di Sidang Umum PBB; Pimpin Delegasi Indonesia

Jakarta, Kabarindo- Wakil Presiden M Jusuf Kalla.

Ia memimpin langsung delegasi Republik Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-72 di markas


Lokawisata Baturraden; Sambut 1Muharram 1439 H

Purwokerto, Kabarindo- Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah bersama Lokawisata Baturraden menyiapkan kegiatan "Grebeg Suran Baturraden" untuk menyambut Tahun Baru 1439 Hijriah.


Presiden Jokowi Buka IBD Expo 2017; Bahas Perkembangan Digital

Jakarta, Kabarindo- Presiden Joko Widodo membuka Indonesia Business and Development Expo (IBD Expo) yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta pada 20-23 September 2017 membahas perkembangan ekonomi digital.