Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Hukum & Politik > Waspada Penipuan Digital: Lindungi Akun, Data Pribadi dan Saldo Anda

Waspada Penipuan Digital: Lindungi Akun, Data Pribadi dan Saldo Anda

Hukum & Politik | 1 jam yang lalu
Editor : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Waspada Penipuan Digital: Lindungi Akun, Data Pribadi dan Saldo Anda

Waspada Penipuan Digital: Lindungi Akun, Data Pribadi dan Saldo Anda

KABARINDO, SURABAYA - Seiring dengan meningkatnya tren pembayaran non-tunai, modus penipuan digital pun semakin beragam. Para pelaku kejahatan terus mengembangkan cara untuk mengelabui pengguna, mulai dari pengiriman tautan palsu, permintaan kode OTP, hingga manipulasi psikologis. Tujuannya satu: melakukan pengambilalihan akun (Account Takeover) dan menyalahgunakan saldo korban.

Agar transaksi anda tetap aman, kenali jenis-jenis penipuan digital yang marak terjadi dan cara mengantisipasinya.

Jenis penipuan digital yang perlu diwaspadai

* Account Takeover (ATO): penipu mengambil alih akun anda sepenuhnya setelah berhasil mendapatkan data krusial seperti OTP, PIN atau password.

* Phishing link: anda diarahkan untuk mengklik tautan (URL) palsu yang tampilannya sangat mirip dengan halaman resmi aplikasi. Anda akan dijebak untuk memasukkan data rahasia.

* Social Engineering (rekayasa sosial): pelaku memanipulasi korban secara psikologis dengan menciptakan rasa panik atau senang (hadiah). Mereka sering menyamar sebagai customer service resmi, penjual online atau kurir ekspedisi, pihak penyelenggara promo/undian.

* Impersonation: penipu berpura-pura menjadi pihak resmi dan meminta verifikasi data dengan alasan transaksi gagal, proses refund atau pembaruan sistem.

Contoh kasus: jebakan verifikasi palsu

Bayangkan Anda baru saja belanja online, lalu menerima pesan singkat: "Pembayaran anda gagal. Silakan klik link berikut untuk verifikasi ulang agar pesanan tidak dibatalkan." Setelah klik tautan tersebut, anda diminta memasukkan nomor ponsel, kode OTP dan PIN. Hati-hati! Data tersebut akan digunakan pelaku untuk login ke akun anda dari perangkat lain, mengubah pengaturan keamanan (ganti PIN/amail), menguras saldo anda tanpa sisa.

Golden rules: cara melindungi akun anda

Untuk menjaga keamanan saldo dan data pribadi, terapkan langkah-langkah berikut:

* Gunakan aplikasi resmi: selalu akses akun hanya melalui aplikasi resmi yang diunduh dari Play Store atau App Store.

* Abaikan tautan mencurigakan: jangan pernah mengklik link yang dikirim melalui SMS, chat atau email dari sumber tidak dikenal.

* Aktifkan fitur keamanan: gunakan kombinasi PIN, biometrik (sidik jari/wajah) dan aktifkan notifikasi transaksi.

* Jaga kerahasiaan data: segera ubah PIN secara berkala atau jika anda merasa data telah bocor.

* Verifikasi ulang: jika menerima telepon mencurigakan, segera tutup dan hubungi saluran komunikasi resmi penyedia layanan.

PENTING: Penyedia layanan e-money tidak pernah meminta OTP atau PIN melalui tautan, chat maupun telepon. Jika ada yang memintanya, itu pasti penipuan.

Tanda-tanda akun anda sedang terancam

Segera bertindak jika anda mengalami hal berikut:

* Menerima SMS OTP padahal anda sedang tidak bertransaksi.

* Ada riwayat transaksi yang tidak anda kenali.

* Akun tiba-tiba logout sendiri atau tidak bisa diakses sama sekali.

Kemana harus melapor

Jangan ragu untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau kasus penipuan melalui kanal resmi:

* CS AstraPay: segera hubungi melalui fitur bantuan di aplikasi atau call center resmi AstraPay.

* Otoritas Jasa Keuangan (OJK): lapor melalui kanal IASC (Integrated Assistance & Complaint Service) di: https://iasc.ojk.go.id/report-now

Foto: istimewa


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER