KABARINDO, JAKARTA - Nama Willy Tomasoa sempat mencuat di era 1950-an hingga 1960-an sebagai pelari nasional. Perempuan cantik di masanya ini merupakan atlet atletik legendaris Indonesia yang berasal dari Maluku.
Ia juga dikenal sebagai salah satu srikandi atletik Indonesia, khususnya pada era 1950-an hingga awal 1960-an, dan pernah mengukir sejarah sebagai peraih medali emas untuk Maluku. Ia juga mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia di pentas GANEFO pada 1963, di Jakarta.Setelah namanya terus menanjak sebagai atlet nasional,
Willy lantas menikahi seorang pria yang juga
berdarah Maluku, Bram Tuapattinaja.
Sang suami yang meninggal pada 2015 ini
merupakan salah satu Pemimpin Redaksi Majalah Kartini.
Sejak Kartini pertama kali diluncurkan pada 1974,
Nama Bram begitu melekat. Willy dan Bram juga
sudah dikaruniai seorang putra, Eric Tuapattinaja pada 1971.
Eric sempat ikut memegang Kartini sebelum akhirnya hengkang ke sejumlah bisnis. Selain menjadi Presiden Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) ia jugs aktif sebagai
Anggota Dewan Penasihat (WanHat) PWI Jaya.
Cukup lama Willy hidup berdua putra tunggalnya
setelah kepergian sang suami 11 tahun lalu,
pada Jumat 27 Maret 2026, tepat pukul 12.24 WIB
di rumahnya dikawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Willy pung tutup usia dengan damai dalam usia 88 tahun.





