Surge Bangun Ribuan Edge Data Center; Tersebar di Jawa

Surge Bangun Ribuan Edge Data Center; Tersebar di Jawa

Surge Bangun Ribuan Edge Data Center; Tersebar di Jawa
 

Akomodir potensi konektivitas dan ekonomi digital

Surabaya, Kabarindo- PT Solusi Sinergi Digital Tbk. mempersiapkan pembangunan ribuan edge data center yang akan disebar di sepanjang Jawa.

Ribuan data center ini akan berdiri di sejumlah stasiun kereta api (KA) dan gudang-gudang Koperasi Unit Desa (KUD) yang tersebar di pelosok Jawa. Dua lokasi pertama edge data center Surge di Stasiun Manggarai dan Stasiun Cikarang akan mulai beroperasi pada Agustus 2021. Pada tahap awal, perseroan menargetkan untuk menghadirkan 580 edge data center hingga akhir 2021.

CEO Surge, Hermansjah Haryono, mengatakan pembangunan tersebut akan menunjang misi perseroan dalam transformasi digital. Juga diharapkan dapat mengakomodir potensi konektivitas serta ekonomi digital di kawasan industri, bisnis, pemerintahan maupun wilayah tempat tinggal, pelaku usaha UMKM hingga menjangkau masyarakat kalangan menengah ke bawah secara umum di kota-kota besar dan kecil di Jawa.

Perluasan kerja sama fiber optic dengan PT KAI maupun digitalisasi INKUD akan mendayagunakan lokasi-lokasi stasiun maupun gudang menjadi edge data center sebagai Point of Presence (POP). Terdiri dari 580 stasiun kereta dan 1000 gudang KUD, edge data center Surge akan memiliki dua tipe ukuran yaitu 2x3 meter maupun 4x6 meter berisikan ruang data dengan total kapasitas 2-20 rack (rak server) serta kapasitas total daya listrik 100 kWh - 300 kWh. Pembangunan edge data center klasifikasi Tier 2 ini akan memiliki sumber daya cadangan yang dilengkapi generator backup dan Uninterruptible Power Source (UPS) atau pasokan daya listrik tanpa gangguan.

Selain didukung oleh fiber optik di samping rel KA yang sedang dibangun, edge data center juga dapat digunakan sebagai Internet Exchange (IX) dengan teknologi Content Delivery Network (CDN). Teknologi CDN dapat dimanfaatkan untuk mendukung konektivitas yang lebih baik dan stabil bagi para operator OTT (Over The Top) di Indonesia maupun pengguna akhir (end-customer).

“Tak hanya bagi partner bisnis, pengembangan data center sejalan dengan pengembangan usaha perseroan dalam berbagai solusi digital bidang media dan hiburan maupun daily needs bagi konsumen yang akan dihadirkan dalam waktu dekat. Dengan menjadi Internet Exchange (IX) yang dilengkapi Content Delivery Network (CDN), edge data center akan memudahkan pertukaran data secara lokal, maupun akses streaming ke aplikasi media dan hiburan yang stabil dengan experience yang jauh lebih baik, tanpa banyak buffering atau lagging dan harga terjangkau,” ujar Hermansjah.

Kerja sama eksklusif yang telah terjalin antara Surge melalui anak perusahaan PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) dengan PT Kereta Api Indonesia dalam pembangunan jaringan fiber optic sepanjang rel kereta akan memperkuat keamanan dan meminimalisir gangguan. Hal ini juga berlaku dalam kerja sama Surge melalui anak perusahaan PT Jaringan Logistik Indonesia (JLI) dengan Induk KUD sebelumnya dalam hal digitalisasi gudang-gudang KUD dengan teknologi Warehouse Management System.

Direktur Pengembangan Bisnis Surge, Martha Rebecca, menambahkan sebaran stasiun dan gudang KUD di seluruh pelosok Jawa dapat mengakomodir potensi konektivitas kota besar atau kawasan industri seperti Jakarta dan Cikarang serta berbagai pihak di kota kecil seperti pemerintah daerah, Internet Service Provider lokal, startup asal daerah, kantor anak cabang perusahaan, UMKM retail online, software house hingga game developer lokal, untuk bersama-sama memanfaatkan jaringan dan infrastruktur yang dibangun.

Pembangunan edge data center dengan model colocation akan memberikan akses langsung kepada para pengguna seperti UMKM yang ingin go-online atau startup lokal dapat menyewa rack di edge data center Surge. Fasilitas layanan ini sebelumnya hanya bisa ditemui di kota-kota besar atau kawasan industri. Pengguna juga dapat meletakkan perangkat atau server mereka yang langsung terkoneksi ke internet dengan fiber optic Surge yang memiliki bandwith berkapasitas besar hingga maksimal 15.000 Gbps.

Lokasi edge data center yang dibangun lebih dekat dengan pengguna akan menghadirkan koneksi yang jauh lebih stabil, latency lebih rendah dalam operasional bisnis sehari-hari. Surge juga akan menyediakan layanan cloud dengan virtual private server atau server tanpa fisik dengan memanfaatkan edge data center Surge.

“Dengan berbagai layanan ini, para pengguna di kota kecil dapat memperoleh banyak keuntungan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Martha.

Penulis: Natalia Trijaji