Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > Mudik Minim Sampah: Begini POV Aktivis Lingkungan Ajak Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Mudik Minim Sampah: Begini POV Aktivis Lingkungan Ajak Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Berita Utama | 1 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
Mudik Minim Sampah: Begini POV Aktivis Lingkungan Ajak Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

KABARINDO, JAKARTA - Lebaran selalu menjadi momentum silaturahmi dan pulang kampung, namun di balik euforia mudik, persoalan sampah masih menjadi masalah klasik yang mencemari lingkungan. Untuk itu, gerakan Mudik Minim Sampah hadir sebagai ajakan nyata bagi masyarakat agar mengambil langkah kecil yang berdampak besar, seperti membiasakan budaya pilah sampah, membawa trashbag terpilah, serta menyetorkan sampah ke TPS 3R dan Bank Sampah RT/RW di kampung halaman.

Imam Pesuwaryantoro, Aktivis Lingkungan sekaligus Country Director Global Network of Political Leaders, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh berhenti pada seremoni belaka. Menurutnya, diperlukan penerapan reward and punishment melalui law enforcement yang terukur, sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Undang-undang tersebut menegaskan bahwa pelaku yang sengaja membuang sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi pidana berupa kurungan maksimal 3 bulan atau denda hingga Rp10 juta. “Dengan penegakan hukum yang jelas, setiap stakeholder akan merasa bertanggung jawab menjaga suasana Lebaran tetap bersih. Budaya pilah sampah, membawa trashbag terpilah, dan menyetorkan ke Bank Sampah harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kampanye musiman,” tegas Imam.

Gerakan ini menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Sistem penghargaan bagi masyarakat yang disiplin serta sanksi bagi pelanggar diharapkan mampu menciptakan ekosistem mudik yang lebih sehat, berkelanjutan, dan minim sampah. 

Langkah sederhana seperti membawa trashbag terpilah saat mudik, menyetorkan sampah ke TPS 3R, dan mendukung Bank Sampah RT/RW akan menjadi kontribusi nyata dalam menyelamatkan bumi dari krisis sampah. Lebaran bukan hanya tentang pulang kampung, tetapi juga tentang pulang dengan membawa kesadaran menjaga lingkungan.

Kami mengajak seluruh media, komunitas, dan organisasi masyarakat untuk turut menyebarkan gerakan Mudik Minim Sampah agar semakin viral dan menjangkau lebih banyak pemudik. Dengan dukungan publikasi dan partisipasi komunitas, pesan ini akan menjadi gerakan bersama yang mampu mengubah perilaku masyarakat secara nyata. 

Mari jadikan Lebaran tahun ini bukan hanya momen silaturahmi, tetapi juga tonggak perubahan menuju Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan. Ujar, Imam Pesuwaryantoro selaku Aktivis Lingkungan


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER