Santika Pandegiling Surabaya Siapkan “Serambi Ramadhan”, Sajikan Menu Signature Tengkleng Soto Balungan
KABARINDO, SURABAYA – Tak terasa sebentar lagi bulan suci Ramadhan tiba. Umat Islam bersiap menjalani puasa selama sebulan.. Adakah rencana untuk berbuka puasa di rumah atau di luar?
Santika Pandegiling Surabaya mengajak masyarakat untuk berbuka puasa di hotel ini dengan tema Serambi Ramadhan, yang menyajikan beragam hidangan mulai dari takjil, hidangan pembuka, utama hingga penutup. Tamu bisa memilih bermacam menu sesuai selera.
Executive Chef Ervin Triana mengatakan, melalui tema “Serambi Ramadhan”, Santika Pandegiling mengajak masyarakat untuk menikmati momen berbuka puasa dalam suasana yang hangat.
“Serambi Ramadhan merupakan sebuah konsep yang menghadirkan suasana hangat, religius, dan penuh kebersamaan, layaknya serambi rumah yang menjadi tempat berkumpul pada bulan penuh berkah,” tuturnya.
Menurut Chef Ervin, “Serambi Ramadhan” mengusung nuansa tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern. Tim F&B-nya akan menyajikan beragam menu, di antaranya menu signature iftar Tengkleng Soto Balungan sebagai sajian utama. Menu unggulan ini bagian dari Buffet Iftar All You Can Eat yang disajikan selama Ramadhan.
Ia menuturkan, Tengkleng Soto Balungan merupakan hidangan khas Nusantara yang diracik dari balungan sapi pilihan dan dimasak perlahan dengan kuah soto yang kaya rempah, sehingga menghasilkan cita rasa gurih, hangat dan otentik, sempurna untuk menemani momen berbuka puasa.
Chef Ervin menjelaskan, ia menggunakan balungan sendi sapi usia muda sekitar 9 bulan. Balungan dioven selama 1 jam, supaya mengeluarkan aroma smokey, kemudian drebus 20 menit.
Rempah yang digunakan adalah cengkeh, kayu manis, kapulaga, pala dan pekak. Untuk bumbunya yaitu bawang merah, bawang putih, kemiri, sereh, daun jeruk serta daun salam. Semua ditumis dengan mentega atau minyak bawang. Disarankan untuk menumis dengan mentega agar rasanya lebih gurih.
“Saya menyajikan Tengleng Soto Balungan, karena ingin menghadirkan menu yang berbeda dengan hotel-hotel lain. Biasanya tengleng dari kambing. Saya pilih dari sapi yang tak kalah enak. Menu ini memadukan tengleng masakan khas Solo dan soto Betawi, bisa disantap dengan nasi atau lontong,” terangnya.





