Donat Bercita Rasa Khas Bali Angkat Kekayaan Rasa Nusantara
Ada varian donat Ayam Klungkung, Ayam Bejek, Klepon Mochi dan Pie Susu
KABARINDO, SURABAYA – Donat merupakan jajanan yang biasa kita nikmati sehari-hari, banyak dijual di sekitar kita, mulai dari warung-warung hingga toko roti yang mahal. Bentuknya bisa bolong di tengah, bisa bulat penuh dengan isian di dalamnya..
Ada donat yang bahannya dari kentang atau tepung terigu, ada donat yang digoreng atau dioven. Rasa, topping dan variannya juga bermacam-macam. Tinggal pilih sesuai selera. Ada yang polosan dengan rasa original, dengan gula putih, coklat, keju, meises, stoberi, matcha dan lain-lain.
Sekarang ada brand donat yang menghadirkan varian unik dengan cita rasa khas Bali. Dough Darlings menghadirkan rangkaian varian donat yang menonjolkan eksplorasi rasa yang berani dan unik. Terinspirasi dari kekayaan kuliner Pulau Dewata, Dough Darlings memperkenalkan varian gurih seperti Donat Ayam Klungkung dan Donat Ayam Bejek, yang memadukan teknik pastry dengan cita rasa khas masakan Indonesia. Bagi pecinta rasa manis, hadir varian ikonik seperti Donat Klepon Mochi dan Donat Pie Susu, yang menggabungkan nostalgia rasa lokal dengan sentuhan inovasi modern.
Beragam varian tersebut diperkenalkan Dough Darlings di pop-up store-nya di Gafoy, Mall Kelapa Gading, Jakarta, yang bisa dinikmati konsumen hingga Maret 2026. Pop-up store ini menjadi momen spesial bagi Dough Darlings untuk memperkenalkan pengalaman menikmati donat artisan yang mengedepankan kualitas, karakter rasa dan standar produk hand-crafted kepada para penikmat kuliner Jakarta.
Berawal dari Bali, Dough Darlings berhasil membangun basis penggemar yang kuat di dalam negeri sekaligus membawa interpretasi rasa lokal ke panggung internasional melalui kehadirannya di Doha, Qatar. Sejak didirikan pada 2015, Dough Darlings secara konsisten mempertahankan komitmen terhadap kualitas premium melalui proses pembuatan yang sepenuhnya hand-crafted with love.
Setiap donat diproduksi dengan ketelitian tinggi, menggunakan bahan pilihan, serta melalui teknik pengolahan yang dirancang untuk menghasilkan tekstur khas, lembut di dalam dengan karakter rasa yang kaya dan seimbang. Pendekatan ini menjadi pondasi Dough Darlings dalam menghadirkan donat sebagai sebuah pengalaman kuliner, bukan sekadar jajanan. Ia memperkenalkan cita rasa Indonesia dengan pendekatan yang modern dan relevan bagi gaya hidup urban. Brand lokal ini menjadikan kekayaan rasa Nusantara sebagai DNA utama dalam setiap kreasinya.
Ivan Mario Halim, Co-Founder Dough Darlings, mengatakan Bali memiliki peran yang sangat personal dalam perjalanan brand-nya. Dari sinilah, Dough Darlings pertama kali tumbuh dan memahami bagaimana rasa, budaya dan cerita dapat saling terhubung dalam setiap gigitan.
“Inspirasi cita rasa Bali kami bawa sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan kuliner lokal yang berani dan penuh karakter, nilai yang terus kami jaga dalam setiap kreasi produk kami,” tuturnya.
Foto: istimewa





