Lima Kebiasaan Baik yang Tetap Perlu Dilakukan; Saat New Normal

Lima Kebiasaan Baik yang Tetap Perlu Dilakukan; Saat New Normal

Lima Kebiasaan Baik yang Tetap Perlu Dilakukan; Saat New Normal

Tetap menjaga jarak, menggunakan masker di ruang publik, rajin mencuci tangan, membawa peralatan makan sendiri, rutin berolahraga

Surabaya, Kabarindo- Beberapa daerah di Indonesia memasuki masa transisi dari masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke normal baru (new normal) atau sudah mulai new normal.

New normal merupakan tata cara kehidupan baru, namun tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat guna mengurangi penularan COVID-19. Sadar atau tidak, kita telah melalui waktu yang diperlukan untuk membangun kebiasaan baru selama PSBB. Beberapa penelitian menunjukkan diperlukan waktu 30-60 hari untuk membangun sebuah kebiasaan baru atau menghentikan kebiasaan buruk, secara sengaja maupun tidak. Artinya, hal-hal yang sudah atau tidak kita lakukan sebelumnya akan menjadi kebiasaan baru dan semakin mudah untuk dilanjutkan.

Setelah melalui masa PSBB, kita harus melindungi diri dengan tetap menerapkan kebiasaan- baik dan gaya hidup sehat. Ada 5 kebiasaan baik yang tetap perlu dilakukan pada masa new normal.

Tetap menjaga jarak

Kita tentu pernah melihat tanda di lantai pertokoan, kantor-kantor dan tempat publik lainnya yang dibuat untuk menjaga jarak aman. Ini harus dipatuhi untuk melindungi diri sendiri maupun orang-orang lain.

Menggunakan masker di ruang publik

Menggunakan masker telah menjadi keharusan ketika kita berada di luar rumah. Ini untuk membantu melindungi diri dari kontak langsung dengan droplet (cairan pernapasan atau air liur) orang lain. Ada dua tipe masker yaitu masker bedah dan masker kain. Masker bedah dirancang untuk pekerja medis atau mereka yang mempunyai risiko tertular lebih tinggi, sedangkan masker kain dapat digunakan masyarakat umum. Banyak masker kain memiliki desain cantik, namun bahan yang digunakan perlu dicermati. Masker yang terbuat dari campuran bahan katun dan chiffon atau katun dan sutra, dianggap efektif dalam menyaring cairan sisa pernapasan dan aerosol. Satu masker hanya boleh digunakan oleh satu orang saja. Jadi, jangan pernah menggunakan masker secara bergantian dengan anggota keluarga ataupun teman.

Rajin mencuci tangan

Kebiasaan baru lainnya untuk melindungi kita adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah bepergian. Menurut panduan WHO, mencuci tangan yang baik dan benar adalah selama 20 detik. Jika bepergian dan tak ada fasilitas untuk mencuci tangan dengan air dan sabun, kita bisa menggunakan hand sanitizer. Karena itu perlu selalu membawa hand-sanitizer yang mengandung alkohol kemanapun kita pergi.

Membawa peralatan makan sendiri

Pandemi COVID-19 membuat kita lebih banyak di rumah sehingga lebih sering mengonsumsi makanan rumah. Makanan yang dimasak oleh ibu tentu lebih sehat. Namun jika kita ingin atau terpaksa makan di luar, hindari menggunakan peralatan makan yang dipakai secara umum. Bawalah peralatan makan dan minum pribadi.

Tetap rutin berolahraga

Jangan lupa tetap berolahraga setiap hari di rumah untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sebelum dan/atau sesudah melakukan rutinitas harian. Ada banyak tutorial olahraga dan peregangan yang bisa diakses secara gratis. Kita bisa mengunjungi Jr. NBA at Home untuk panduan olahraga dan latihan basket di rumah dan di ruang yang terbatas.

Penulis: Natalia Trijaji