Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

Berita Utama | 20 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

KABARINDO, JAKARTA — Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Budi Luhur (UBL) resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2025–2026 sekaligus meluncurkan program kerja strategis yang menegaskan arah baru organisasi menuju panggung internasional, di Auditorium UBL, Cileduk, Tangerang Selatan, Kamis (8/1).

Ketua HIMAHI terpilih, Dwipa Lintang Darunata, menegaskan bahwa HIMAHI di bawah kepemimpinannya akan bertransformasi menjadi organisasi mahasiswa yang aktif, profesional, dan berorientasi global.

“HIMAHI adalah organisasi yang selama ini dipercaya Universitas Budi Luhur untuk menggerakkan berbagai event kampus. Di bawah kepemimpinan saya, HIMAHI akan melangkah lebih jauh dengan membawa nama kampus ke level internasional,” ujar Lintang.

HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

Peluncuran program kerja ini menjadi momentum pemaparan agenda utama HIMAHI selama satu tahun ke depan. 

Sejumlah program unggulan ditetapkan sebagai prioritas, di antaranya Nuswantara Festival, SBG Campaign Competition, International Sea Sanctuary Palapaudar, serta Call for Paper Conference berskala internasional.

Lintang menyebut, khusus untuk program Call for Paper International, HIMAHI menargetkan kolaborasi dengan berbagai universitas luar negeri. Saat ini, komunikasi intensif telah dilakukan dengan mitra akademik dari Cina, Korea Selatan, dan Australia, dengan agenda kerja sama yang ditargetkan terealisasi pada November mendatang.

“Selain negara-negara tersebut, kami juga membuka peluang kolaborasi dengan Malaysia yang relatif lebih mudah karena kerja sama sudah terjalin. Ke depan, kami juga menyasar Eropa, karena itu wilayah yang belum banyak dijajaki oleh Universitas Budi Luhur,” jelasnya.

HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

Beberapa negara Eropa yang menjadi target awal antara lain Finlandia, Swiss, dan Denmark, yang dikenal memiliki kualitas pendidikan unggul. Bentuk kerja sama yang dirancang mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga konferensi akademik internasional yang melibatkan dosen dan mahasiswa lintas negara.

“Kolaborasi kami bangun melalui jalur akademik dan diplomatik, termasuk komunikasi dengan perwakilan dan kedutaan besar negara-negara terkait,” tambah Lintang.

Menutup pernyataannya, Lintang menyampaikan harapannya agar HIMAHI mampu terus bersinar di kancah internasional tanpa meninggalkan identitas nasional.

“Harapan saya, satu tahun ke depan HIMAHI tetap berkarya dari Indonesia, namun gaungnya terdengar hingga internasional,” tuturnya.

HIMAHI UBL Bidik Panggung Global, Siap Tancap Gas Menuju Kolaborasi Internasional

Sementara itu, Anggun Sukritasari, akademisi Program Studi Hubungan Internasional Universitas Budi Luhur, menilai langkah HIMAHI sejalan dengan visi kampus yang menyeimbangkan pengembangan akademik dan non-akademik.

"HIMAHI tidak hanya mengadakan event non-akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan akademik seperti konferensi dan forum ilmiah, serta pengenalan budaya. Keseimbangan ini menjadi kekuatan utama HIMAHI,” ujarnya.


Ia menambahkan, kualitas mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Budi Luhur dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi profesionalisme maupun kapasitas intelektual. Mahasiswa HIMAHI sangat terlatih. Pelaksanaan event mereka nyaris setara dengan organisasi profesional. Ke depan, tantangannya akan lebih besar karena inovasi harus terus dilakukan.

Anggun juga menekankan bahwa kolaborasi antara program studi dan HIMAHI telah terbangun secara kuat dan cair.

“Kami selalu berkoordinasi terkait konten kegiatan agar tetap bernuansa akademik dan budaya. Relasi dosen dan mahasiswa terjalin sangat baik, bahkan sering kali berlangsung secara informal,” jelasnya.

Selain agenda rutin, ia membuka peluang adanya program tambahan yang bersifat responsif terhadap isu-isu global.

“Jika ada isu internasional yang sedang hangat, kami bisa mengadakan diskusi akademik dengan menghadirkan para pakar. Jadi agenda HIMAHI sangat dinamis,” tambahnya.

Terkait penerimaan mahasiswa baru dan beasiswa, Anggun menyebut Universitas Budi Luhur secara konsisten menyediakan berbagai skema bantuan pendidikan, seperti KIP, Beasiswa Nusantara, hingga peluang bagi mahasiswa asing.

“Kami berharap ke depan jumlah penerima beasiswa bisa terus bertambah. Dukungan fakultas dan dosen juga akan maksimal untuk mendorong internasionalisasi HIMAHI,” pungkasnya. Foto: Orie Buchori/Kabarindo.com


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER