Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Gaya hidup > Granostic by Kortex Tawarkan Screening Awal Hepatitis Misterius

Granostic by Kortex Tawarkan Screening Awal Hepatitis Misterius

Gaya hidup
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Granostic by Kortex Tawarkan Screening Awal Hepatitis Misterius

Granostic by Kortex Tawarkan Screening Awal Hepatitis Misterius

Untuk pencegahan dan penanganan segera

Surabaya, Kabarindo- Merebaknya penyakit hepatitis akut misterius menjadi perhatian besar, karena dapat menimbulkan kematian. Penyakit ini menyerang terutama anak-anak hingga usia di bawah 16 tahun.

Sayangnya, belum banyak yang memahami perbedaan hepatitis akut dan hepatitis biasa yang sudah ada, serta belum diketahui penyebab pasti hepatitis misterius tersebut.

Untuk itu, Granostic akan mengadakan talkshow bertajuk Waspada Hepatitis pada Anak dalam Health Care Expo di Pakuwon Mall pada Sabtu (21/5/2022), yang menghadirkan pembicara para dokter ahli. Event ini berlangsung mulai 20-22 Mei 2022.

General Manager Granostic by Kortex, dr. May Fanny T., mengatakan talkshow tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai hepatitis dan antisipasinya, terutama pada anak-anak yang rentan terserang hepatitis akut.

Ia menjelaskan, hepatitis biasa disebabkan oleh infeksi virus hepatitis ke dalam tubuh manusia. Hepatitis biasa yaitu tipe A, B, C, D dan E mudah dideteksi dengan tes yang sudah ada sekarang ini. Sedangkan deteksi yang dilakukan terhadap hepatitis akut tidak memberikan hasil apapun.

“Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, penderita hepatitis akut tidak menunjukkan hasil positif pada rangkaian tes yang dilakukan,” ujarnya.

dr. May mengatakan, hepatitis akut masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB), karena dapat menyerang anak-anak dan menimbulkan kematian. Hal ini menjadi tantangan besar, karena sulitnya deteksi hepatitis akut akan membuat penanganannya lebih kompleks.

Ia menambahkan, muncul mitos yang dikaitkan dengan Covid-19 dan vaksin setelah merebak penyakit hepatitis akut. Padahal penyebabnya masih misterius.

dr. May menerangkan, gejala hepatitis akut di antaranya demam, mual, muntah, diare bahkan kulitnya ‘kuning’. Penyakit ini bisa menyerang siapapun, namun ada kecenderungan menyerang usia di bawah 16 tahun. Menurut ia, ini karena kekebalan pada rentang usia tersebut belum begitu kuat.

“Jika penderita mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksa ke dokter. Jangan tunggu sampai kondisinya parah, apalagi anak-anak,” tegasnya.

dr. May memaparkan, jika pasien datang ke Granostic dengan gejala-gejala tersebut, akan dilakukan pemeriksaan untuk hepatitis A hingga E. Jika tidak terdeteksi dalam semua tipe ini dan tidak diketahui penyebab pastinya, maka akan dirujuk ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan akan keluar dalam hitungan jam, sehingga bisa segera ditangani jika diketahui penyakitnya, atau segera dirujuk ke rumah sakit.

Sebagai upaya antisipasi, Granostic menawarkan paket screening awal hepatitis misterius untuk pemeriksaan SGOT, SGPT, bilirubin total dan urine lengkap serta konsultasi dengan dokter.

dr. May bersyukur, hingga saat ini Granostic belum menemukan kasus hepatitis akut. Ia berharap, tidak ditemukan kasus demikian dalam pemeriksaan di Granostic.

“Kita berharap jangan sampai ada kasus demikian ya. Semoga hasil pemeriksaan baik. Kalaupun ditemukan penyakit, bisa segera ditangani,” ujarnya.


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER