KABARINDO, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Soft Tennis Indonesia, Brigjen Polisi Dr. Awal Chairuddin, resmi pimpin Kick Off Pelatihan Nasional (Pelatnas) tim nasional soft tennis Indonesia sebagai langkah awal persiapan menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Acara yang berlangsung di Deheng House Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat (13/3/2026) tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat PESTI diantaranya Buyung Wijaya Kusuma (Sekjen PP Pesti) dan Gatot Widakdo (Ketua Humas dan Media PP Pesti) serta perwakilan pengurus daerah dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Bandung hingga Sumatera Barat. Momentum pembukaan pelatnas juga dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama yang mempererat silaturahmi keluarga besar soft tennis nasional.

Seremonial pembukaan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua Umum PESTI yang kemudian diserahkan kepada dua perwakilan atlet tim nasional soft tennis Indonesia.
Dalam sambutannya, Awal Chairuddin menegaskan bahwa pelatnas ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan atlet terbaik Indonesia untuk bersaing di panggung olahraga Asia.
“Insya Allah pada September 2026 nanti pelaksanaan Asian Games di Nagoya, Jepang, dan cabang olahraga soft tennis akan dipertandingkan. Kami telah memilih tujuh atlet terbaik Indonesia, terdiri dari lima atlet putra dan dua atlet putri, yang akan menjalani program pelatnas intensif untuk meraih prestasi di ajang tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program pelatnas akan berlangsung selama enam bulan dan dipusatkan di Hotel Sultan Jakarta. Tim nasional akan dilatih oleh dua pelatih untuk sektor putra dan putri, dengan manajer tim Ferly Montolalu yang bertanggung jawab mengawal persiapan tim.
Lebih lanjut, Awal mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut dan mendorong agar pemusatan latihan segera dilakukan.
“Soft tennis sudah dipertandingkan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan sebelumnya kita juga berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2023. Tantangan berikutnya adalah Asian Games 2026. Selama pelatnas nanti, tim juga akan menjalani try out di Korea Selatan dan Taiwan. Kami mohon doa dan dukungan agar para atlet bisa berbicara banyak dan kembali membawa pulang medali untuk Indonesia,” tuturnya.

Dukungan terhadap program pelatnas juga datang dari berbagai pengurus daerah. Ketua PESTI Jakarta, Herman Sukmadipura, berharap para atlet dapat memaksimalkan program latihan demi mengharumkan nama bangsa.
“Semoga pelatnas tim nasional soft tennis Indonesia berjalan dengan baik sesuai program yang telah disusun. Para atlet diharapkan dapat memberikan kemampuan terbaiknya sehingga mampu kembali menorehkan prestasi di Asian Games 2026,” katanya.
Sementara itu, Ketua I PESTI Jawa Barat, Boogie G Manggala, yang hadir mewakili Ketua Umum PESTI Jawa Barat Andy K. R. Garna, menilai momentum kick off pelatnas ini memiliki makna khusus karena berlangsung di bulan suci Ramadan.

“Momentum ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Selain mempererat silaturahmi melalui buka puasa bersama keluarga besar PESTI, kami juga menyatukan visi untuk mendukung tujuh atlet terbaik Indonesia yang akan berjuang menjaga tradisi medali di Asian Games,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen daerah untuk terus bersinergi dengan pengurus pusat dalam mempersiapkan atlet nasional.
“Dari Jawa Barat, kami berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Pengurus Pusat PESTI agar persiapan atlet berjalan optimal demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” tambahnya.

Soft tennis sendiri merupakan cabang olahraga bola kecil yang pertama kali dikembangkan di Jepang pada 1885.
Olahraga ini memiliki kemiripan dengan tenis lapangan, namun menggunakan bola karet yang lebih lembut serta raket yang lebih ringan. Di kawasan Asia, soft tennis cukup populer dan dipertandingkan dalam berbagai ajang internasional seperti Asian Games dan SEA Games.
Di Indonesia, olahraga ini berada di bawah naungan Persatuan Soft Tennis Indonesia dan mulai mendapat perhatian lebih luas setelah resmi dipertandingkan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Melalui kick off pelatnas ini, pengurus PESTI berharap langkah awal menuju Asian Games 2026 dapat menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan prestasi soft tennis Indonesia di level Asia. Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, harapan untuk kembali mengibarkan Merah Putih di podium internasional kini semakin terbuka.





