KABARONDO, DEPOK — Persikad Depok resmi memastikan diri bertahan di kompetisi Championship musim depan setelah meraih kemenangan krusial atas FC Bekasi City dengan skor 3-2 pada pekan ke-26. Laga berlangsung di Stadion Pakansari, Sabtu (25/4) malam.
Tim berjuluk Serigala Margonda tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol cepat dicetak oleh Braif Fatari pada menit ke-8, membawa Persikad unggul lebih dulu. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Ezechiel Ndouasel menyamakan kedudukan delapan menit kemudian.
Persikad kembali mengambil alih kendali permainan melalui penampilan impresif Rosalvo yang mencetak dua gol (brace), membuat tim tuan rumah unggul 3-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bekasi City mencoba bangkit. Ndouasel kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti, memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah dan kemenangan tetap menjadi milik Persikad.
Hasil ini memastikan Persikad menghindari degradasi dengan menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan raihan 34 poin. Sebaliknya, kekalahan ini membuat peluang Bekasi City untuk promosi ke Super League tertutup.
Pelatih kepala Persikad, Achmad Zulkifli, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian timnya.
“Kemenangan malam ini dan keberhasilan Persikad bertahan di kompetisi ini adalah berkat kerja keras pemain, ofisial, dan dukungan suporter yang tidak henti. Tentu kami bersyukur atas hasil ini,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi kado spesial bagi hari jadi Kota Depok yang ke-27.
“Pencapaian ini sekaligus kami persembahkan untuk ulang tahun Kota Depok,” tambahnya.
Pada laga pamungkas musim ini, Persikad akan kembali bermain di Stadion Pakansari dengan status tim tamu menghadapi pemuncak klasemen Garudayaksa FC pada Sabtu (2/5). Foto: Persikad





