Bintang Pantura 6; Cari Penyanyi-penyanyi Khas Pantura yang Komplit

Bintang Pantura 6; Cari Penyanyi-penyanyi Khas Pantura yang Komplit

Bintang Pantura 6; Cari Penyanyi-penyanyi Khas Pantura yang Komplit

Diikuti para pedangdut dari berbagai daerah, di antaranya Dyah Novia dari Jogja, Farisky dari Surabaya dan Fina dari Rembang

Surabaya, Kabarindo- Audisi Bintang Pantura 6, ajang pencarian bakat penyanyi dangdut yang digelar Indosiar secara online, diikuti oleh banyak sekali peserta. Di antara mereka adalah Dyah Novia dari Jogja, Farisky dari Surabaya dan Fina dari Rembang.

Dyah Novia berusia 24 tahun, alumni ISI Jogjakarta jurusan teater, mengatakan ikut audisi untuk melebarkan sayap. Ia mengaku suka menyanyi sejak kecil dan sudah mengikuti berbagai lomba mulai SD-SMA dan sering menang.

Menurut gadis asal Blitar ini, tak ada darah seni yang mengalir dalam keluarganya. Orang tuanya pedagang, ia belajar menyanyi secara otodidak. Selama ini, ia sering mengisi acara wedding atau event-event lain.

“Sebenarnya sudah lama aku ingin ikut ajang pencarian bakat, tapi baru sekarang ada kesempatan ikut Bintang Pantura 6,” ujar Dyah.

Ia berharap bisa menjadi juara. Untuk itu, ia sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, di antaranya dengan mempelajari lagu-lagu dari beragam genre seperti kriteria yang ditentukan oleh Indosiar.

“Aku menyiapkan mental untuk lebih percaya diri dan mempelajari lagu-lagu berirama cepat,” ujarnya.

Farisky berusia 27 tahun dari Surabaya juga mengaku sering mengikuti lomba menyanyi, mulai dari pop, dangdut hingga keroncong di tingkat kota, provinsi hingga nasional. Ia menguasai hampir semua genre musik.

Saat ini Farisky bekerja sebagai sales counter brand jam tangan di sebuah mal di Surabaya. Ia juga sering menyanyi di acara wedding dan event-event lainnya. Ia senang bisa ikut audisi Bintang Pantura 6 untuk menggali potensi dirinya. Ia menunjukkan di depan juri kemampuannya dalam menyanyi keroncong, K-Pop maupun K-Pop dance.

Tampaknya darah seni Farisky mengalir dari ibunya yang penyanyi dangdut. Ibunya lah yang mendorongnya untuk mengikuti audisi Bintang Pantura 6. Keluarganya juga mendukung.

“Yang mengajari aku menyanyi ya ibuku,” tuturnya.

Farisky mengaku sering ikut lomba menyanyi, termasuk lagu pop dan keroncong. Ia berusaha tampil sebaik mungkin untuk menjadi juara. Untuk itu, ia sudah mempersiapkan diri dengan memperbanyak lagu yang dikuasai dan mengasah kemampuan yang bisa ditonjolkan.

Sering mengikuti lomba juga dilakukan oleh Fina berusia 16 tahun dari Rembang, Jawa Tengah. Gadis manis kelas 1 SMA ini mengaku ikut audisi Bintang Pantura 6 untuk menjajal kemampuannya di ajang ini.

Untuk itu, Fina berusaha menampilkan yang terbaik dengan mempelajari genre-genre musik yang belum dikuasai. Ia merasa belum memiliki ciri khas dan masih berusaha untuk menemukannya.

Selain menyanyi, Fina pintar menari, khususnya tarian Jawa klasik seperti tari Gambyong. Kemampuan ini diperlihatkannya saat mengobrol dengan media di zoom.

Meskipun suka menyanyi, Fina mengatakan, ia bisa membagi waktu dengan sekolah sebagaimana kewajibannya sebagai seorang siswa. Ia baru belajar menyanyi setelah mengikuti pelajaran sekolah secara online. Orang tua Fina mengharuskan dirinya untuk mengutamakan sekolah.

Fina bersyukur dan senang orang tuanya mendukungnya ikut audisi. Kebetulan mereka juga suka menyanyi. Dukungan juga diberikan oleh kerabat dan teman-temannya.

“Doakan aku berhasil ya,” harapnya.

Penulis: Natalia Trijaji