Segarnya Minuman Cincau di Cao-Story; Manisnya Pas dari Gula Jawa

Segarnya Minuman Cincau di Cao-Story; Manisnya Pas dari Gula Jawa

Segarnya Minuman Cincau di Cao-Story; Manisnya Pas dari Gula Jawa

Tawarkan 6 Varian, Cao Original dan Cao Milk White paling disukai

Surabaya, Kabarindo- Minuman kekinian terus bermunculan beberapa tahun ini, terutama di kota-kota besar. Yang paling banyak adalah minuman berbasis kopi yang ngetren di kalangan anak muda yang doyan nongkrong.

Pasar minuman berbasis kopi membuat persaingan makin ketat. Masyarakat juga sudah terbiasa dengan varian minuman kopi yang hampir sama di kedai-kedai kopi. Karena itu, perlu menoleh pada jenis minuman lain yang tak kalah enak dan memberikan rasa yang baru di lidah.

Masyarakat di Surabaya bisa mencoba minuman berbasis cao di outlet (gerai) Cao-Story di Royal Plaza. Sesuai namanya, minuman ini terbuat dari bahan dasar cincao warna hitam yang dipadu gula Jawa dan bahan tambahan lain sesuai dengan varian yang dipilih.

Jenis minuman ini belum terlalu banyak bertebaran dibandingkan dengan minuman kopi dan biasanya dijual di mal untuk menjaring konsumen. Pengunjung yang lelah berjalan-jalan di mal bisa mampir dan mereguk minuman cao yang cocoknya memang disajikan dingin, sehingga menyegarkan tenggorokan.

Pramusaji Cao-Story, Anisa Maulida, menuturkan Cao-Story milik suami istri Denny & Nita yang memiliki 4 outlet di Surabaya. Pihaknya membuka outlet di mal, karena mal merupakan jujugan masyarakat Surabaya, terutama remaja dan anak muda.

“Kami menawarkan minuman cao, karena kalau kopi kan sudah banyak. Cao juga bisa jadi minuman kekinian. Tinggal dipadukan bahan lain dan toping yang cocok dengan selera anak milenial. Mereka kan suka minuman kekinian, mencoba yang baru dan ngetren,” ujarnya.

Minuman cao di sini dengan campuran gula Jawa, sehingga rasa manisnya pas. Cao-Story menawarkan 6 varian yang dibandrol Rp.6 ribu-8 ribu yaitu Cao Original, Cao Lychee, Cao Milk White, Cao Milk Choco, Cao Coffee dan Cao Tea.

Cao Original diracik dari serutan cincao hitam dan gula Jawa, Cao Lychee dari serutan cincao, gula Jawa, tepung nata de coco luchee dan sirup lychee. Cao Milk White diracik dari serutan cincao, gula Jawa dan susu kental manis putih. Cao Coffee terbuat dari serutan cincao, gula Jawa, capucinno dan coklat granule. Cao Milk Choco dari serutan cincao, gula Jawa dan susu kental manis coklat. Sedangkan Cao Tea diracik dari serutan cao, gula Jawa dan teh.

“Yang paling disukai itu Cao Original dan Cao Milk White,” ujar Anisa.

Ia optimis, Cao-Story akan diminati pengunjung, karena menyajikan jenis minuman yang beda dengan harga terjangkau. Ia mengatakan, selama ini pengunjung outletnya umumnya remaja dan anak muda.

Penulis: Natalia Trijaji