Pentingnya Menjaga Kesehatan Kaki; Pilihlah Sepatu Sesuai Bentuk Kaki

Pentingnya Menjaga Kesehatan Kaki; Pilihlah Sepatu Sesuai Bentuk Kaki

Pentingnya Menjaga Kesehatan Kaki; Pilihlah Sepatu Sesuai Bentuk Kaki

Bocorocco dan Sogo ajak masyarakat berinvestasi dalam kesehatan kaki, tawarkan alas kaki dengan Pillow Concept Technology, mampu kurangi rasa capek dan sakit

Surabaya, Kabarindo- Kaki cenderung dianggap kurang penting dibandingkan anggota tubuh lainnya seperti kepala, mata dan tangan. Padahal fungsi kaki tak bisa dianggap remeh sebagai penyangga tubuh, yang membuat tubuh kita berdiri tegak.

Kaki membutuhkan alas kaki yang sesuai, namun orang sering menyepelekannya dengan berpikir yang penting memakai alas kaki, entah itu sandal atau sepatu. Banyak pula yang lebih mementingkan tren dan model alas kaki sehingga memaksakan diri memakai alas kaki yang justru menyiksa kaki dan membahayakan kesehatan kaki.

Bocorocco bekerja sama dengan SOGO menawarkan alas kaki yang memiliki Pillow Concept Technology dalam acara bertajuk Bocorocco Investasi Kesehatanku di atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya pada Sabu (23/11/2019). Acara ini juga merupakan grand opening SPORT Shoes yang menampilkan fashion show.

Menurut Ridwan Saidbun dari Bocorocco, melalui acara ini, pihaknya ingin memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih alas kaki yang tepat untuk menjaga kesehatan kaki.

“Setiap hari kita memakai alas kaki, entah itu sandal atau sepatu. Tapi kita sering asal pakai, tanpa menyadari alas kaki yang kita pakai sangat berpengaruh terhadap kesehatan kaki kita. Kami memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memakai alas kaki yang tepat guna menjaga kesehatan kaki,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, Bocorocco menawarkan alas kaki untuk perempuan maupun laki-laki dalam beragam model mulai dari yang kasual hingga feminin dan untuk berbagai keperluan seperti bekerja, jalan-jalan hingga ke pesta.

Ia menjelaskan, Bocorocco memiliki Pillow Concept Technology yang bisa meredam guncangan tubuh pada saat berdiri, berjalan ataupun berlari. Teknologi yang sudah dipatenkan ini diklaim mampu mengurangi rasa capek dan jika dipakai setiap hari akan mengurangi rasa sakit pada bagian tumit, lutut, pinggang, leher, bahkan berpengaruh ke otak.

“Pillow Concept Technology ini dapat mengatasi keluhan yang dialami bila berjalan jauh, mudah capek, sakit pada bagian tumit, lutut, pinggang, leher, saraf terjepit, pasca operasi dan ibu hamil,” ujar Ridwan.

Ia menganjurkan untuk memakai alas kaki yang flat jika kaki sedang sakit. Jika kaki tidak bermasalah, bisa memakai alas kaki brand-nya setiap saat di dalam maupun di luar rumah. Dalam waktu 3 bulan akan ada perbaikan kondisi.

Pada kesempatan tersebut diadakan talkshow yang menghadirkan dr. Dyah Intania Sari Sp.KFR, dokter spesialis rehabilitasi medik di RS dr.Soetomo Surabaya, dan Arzeti Bilbina, anggota DPR RI dari komisi yang membidangi kesehatan.

Arzeti menuturkan, kesibukannya sehari-hari sebagai ibu rumah tangga maupun anggota DPR menuntut dirinya untuk gesit dan bergerak lincah. Hal ini membutuhkan sepatu yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Saya berusaha memakai sepatu yang nyaman, karena melakukan kegiatan mulai pagi sampai malam, baik di rumah, di dalam gedung maupun di luar,” ujarnya.

dr. Dyah menekankan pentingnya memilih alas kaki yang tepas sesuai kebutuhan, bukan karena mengikuti tren dan kesenangan. Ia menganjurkan untuk memakai alas kaki sesuai dengan bentuk kaki.

“Jangan memilih alas kaki karena sedang tren atau pingin yang modis, tapi sesuaikan bentuk kaki dan aktivitasnya. Sebaiknya tidak memaksa kaki memakai alas yang tidak tepat, karena dapat membahayakan kesehatan kaki,” ujarnya.

Alas kaki tidak boleh kebesaran, karena akan mengganggu aktivitas. Juga tidak boleh kekecilan, karena akan menyakiti kaki. dr. Dyah merekomendasikan bahan sepatu dari kulit (leather), terutama untuk bekerja.

Ia menganjurkan untuk tidak memakai high heels dalam waktu lama, karena dapat menimbulkan nyeri. Jika banyak berdiri atau berjalan dengan high heels, perlu melepasnya dan mengistirahatkan kaki selama 10-20 menit.

“Sebaiknya tinggi hak 3-5 cm. Jika lebih dari 5 cm akan berpengaruh pada lutut yang menimbulkan nyeri,” ujar dr. Dyah.

Penulis: Natalia Trijaji