Pijat Bayi; Bantu Bayi Tumbuh Kembang Secara Optimal

Pijat Bayi; Bantu Bayi Tumbuh Kembang Secara Optimal

Pijat Bayi; Bantu Bayi Tumbuh Kembang Secara Optimal

Perlu dilakukan ibu secara rutin dalam suasana nyaman dan menyenangkan

Surabaya, Kabarindo- Memijat bayi dapat membantu bayi untuk tumbuh kembang secara optimal. Karena itu perlu dilakukan oleh si ibu secara rutin.

Hal ini diungkapkan dr. Dyah Retno Wulan, Sp.A, dalam lokakarya mengenai pijat bayi pada Sabtu (6/4/2019) yang merupakan bagian dari program Sentuhan Cinta. Acara ini diadakan oleh PT Johnson & Johnson yang diikuti sekitar 50 mom bloggers.

Pada kesempatan tersebut, mereka diajari cara memijat bayi yang benar oleh instruktur pijat bayi bersertifikat, Gina Puspanti Anggraeni. Para ibu mengikuti panduan Gina dengan antusias, bahkan ada suami yang mendampingi istrinya dan ikut mempraktekkan cara memijat bayi.

Wynne Lukman, Brand Manager Johnsons’s, mengatakan program tersebut bertujuan mendorong para ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu bagi kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya selama periode emas.

”Sudah lama kami melakukan edukasi pijat bayi bagi para orang tua. Kami menyadari pentingnya melakukan edukasi pijat bayi secara berkelanjutan. Pijat bayi terbukti memberikan banyak manfaat bagi emosional maupun fisik bayi,” ujarnya.

dr. Dyah mengatakan, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh bayi dari stimulasi sentuhan melalui pijat bayi, terutama selama periode emas. Pada periode ini, jika pijat bayi dilakukan secara rutin dapat membantu bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, karena memiliki manfaat seperti memperlancar peredaran darah, memperlancar pencernaan bayi dengan menambah nafsu makan, mencerna dan menyerap makanan sehingga membantu menambah berat badan bayi, membantu bayi untuk relaksasi sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak dan lama, membantu meredakan ketidaknyamanan di saat mengalami kolik atau sedang tumbuh gigi, serta memperkuat massa tulang dan memperkuat ikatan emosional bayi dengan orang tua.

“Melalui pijat bayi, hormon oksitosin bayi dan ibu meningkat. Hormon oksitosin adalah hormon yang membuat manusia merasa nyaman dan dicintai. Jadi pijat bayi tidak hanya memberi manfaat yang besar terhadap bayi, namun juga terhadap si ibu yang merasa rileks dan bahagia,” jelasnya.

dr. Dyah memaparkan, ibu berperan penting dalam tumbuh kembang bayi, terutama selama periode emas atau 1.000 hari pertama kehidupan. Periode emas adalah tahap paling penting dalam pertumbuhan bayi, suatu masa ketika otak bayi sedang berkembang pesat yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. Pada tahap ini, orang tua perlu memperhatikan nutrisi yang seimbang, stimulasi yang tepat dan imunisasi untuk kesehatan bayi agar tumbuh sehat dan kuat.

Stimulasi adalah aktivitas yang dilakukan setiap hari untuk merangsang semua sistem indera pendengaran, penglihatan, perabaan, penciuman dan pengecapan. Stimulasi berperan penting dalam tumbuh kembang bayi terutama selama periode emas. Stimulasi secara terus menerus dengan beragam cara dapat mendorong perkembangan bayi menjadi lebih cepat serta meningkatkan berbagai aspek keterampilan anak, baik emosional, sensorik maupun motorik dan membantu perkembangan sistem syaraf pada bayi,” ujarnya.

dr. Dyah menambahkan, sentuhan merupakan momen terjadinya ikatan emosional antara bayi dan ibu yang dapat membantu menstimulasi indera bayi, sehingga mendukung tumbuh kembangnya agar optimal.

“Stimulasi sentuhan bisa dirasakan oleh bayi pada waktu mandi dan pijat. Lakukan dalam suasana yang menyenangkan dan sejuk agar bayi merasa nyaman,” ujarnya.

Wynne berharap, melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan tersebut, akan semakin banyak ibu di Indonesia yang memahami pentingnya pijat bayi bagi perkembangan si kecil. Selain di Surabaya, kegiatan edukasi pentingnya pijat bayi juga akan dilaksanakan di 14 kota lain untuk menjangkau lebih banyak ibu di berbagai wilayah.

“Tujuannya agar bayi dapat tumbuh sehat, kuat, cerdas dan bahagia,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji