Masjid Semi Permanen ke-21 bantuan DMI Pusat mulai difungsikan

Masjid Semi Permanen ke-21 bantuan DMI Pusat mulai difungsikan
Masjid Semi Permanen ke-21 bantuan DMI Pusat mulai difungsikan

Palu, Kabarindo— Satuan Tugas Rumah Allah Dewan Masjid Indonesia menyerahkan penggunaan Masjid Darussalam kepada Pengurus Yayasan Masjid Agung Darussalam Kota Palu, senin 24/12 petang. Acara serahterima penggunaan masjid dilakukan usai shalat ashar perdana di masjid yang baru dibangun tersebut, ditandai penyerahan alat aquistik masjid dari Komandan Satgas Rumah Allah DMI Pusat Yadi Jentak kepada Ketua Harian Yayasan Masjid Agung Palu Agus Lamakarate.

Masjid yang dibangun oleh Satgas Rumah Allah DMI untuk Palu, Sigi dan Donggala terbuat dari bahan baja ringan dan batu merah serta dilengkapi dengan lantai keramik dan karpet sajadah. Masjid seluas 450 meter persegi ini mulai dikerjakan sejak tanggal 10 desember 2018 dalam waktu 13 hari oleh para relawan DMI. Tanpa kenal lelah, para relawan mengerjakan pembangunan masjid tersebut siang dan malam untuk mengejar target bisa digunakan shalat jumat di minggu terakhir dibulan desember.

Komandan Satgas Rumah Allah DMI Pusat untuk Palu, Sigi dan Donggala menjelaskan, bahwa masjid yang dibangun ini dilengkapi aquistik masjid agar jamaah dibuat nyaman dalam beribadah, khususnya mendengarkan ceramah dan kajian-kajian islam. Sebab selama ini jamaah banyak mengeluhkan buruknya kualitas suara di masjid-masjid yang tidak dilengkapi aquistik masjid.

DMI Pusat membangun masjid semi permanen didepan lokasi Masjid Agung Darussalam Kota Palu dikarenakan bangunan induk Masjid tersebut sudah tidak layak digunakan akibat gemp bumi 7,4 SR yang terjadi pada 28 september 2018 lalu. Selain konstruksi bangunan banyak yang rusak, akibat gempa tersebut juga menewaskan Muazin Masjid tersebut saat mengumandangkan Azan Magrib.

Selain membangun masjid semi permanen di kompleks Masjid Agung Palu, DMI Pusat sedang merampungkan desain baru Masjid Agung Palu yang akan dibangun kembali pada tahun 2019 atas bantuan donatur. Desain baru ini dibuat lebih minimalis dengan memperhatikan kondisi wilayah yang rawan gempa.

Sementara itu Ketua Harian Yayasan Masjid Agung Darussalam Kota Palu Agus Lamakarate mengucapkan terima kasih atas bantuan pembangunan masjid oleh DMI Pusat. Sebab selama kurang lebih 3 bulan pasca bencana alam yang terjadi 28/09/2018 lalu, jamaah yang biasa shalat di gedung utama masjid agung berpindah ke masjid darurat yang terbuat dari tenda yang letaknya halaman depan Masjid Agung Darussalam tersebut.

Saat ini Satgas Rumah Allah pasca bencana alam di Sulawesi Tengah hingga hari ini, sudah membangun 21 Masjid Semi Permanen berukuran 10 x10 dan 10x15 meter dari target 50 masjid. Khusus Untuk Masjid yang dibangun di kompleks Masjid Agung Darussalam Kota Palu adalah yang terbesar yakni 20 x 22,5 meter.