Koi The; Tawarkan Minuman Berbahan Teh Dari Taiwan

Koi The; Tawarkan Minuman Berbahan Teh Dari Taiwan

Koi The; Tawarkan Minuman Berbahan Teh Dari Taiwan

Pilihan beragam toping dan takaran gula sesuai keinginan

Surabaya, Kabarindo- Semakin banyak produk minuman dari luar yang bisa dipilih masyarakat, terutama di kota-kota besar.

Kini masyarakat bisa menikmati minuman berbahan teh yang diimpor dari Taiwan di Koi The. Marketing Supervisor PT Koi Cafe Indonesia, Alvin Gunavanta, mengatakan 90% bahannya diimpor dari Taiwan agar konsumen bisa merasakan minuman yang berbeda dengan produk-produk lainnya.

Koi The menawarkan beragam minuman teh mulai dari flavored tea, milk tea, chewy tea hingga tea latte. Bagi penggemar jenis minuman lainnya, bisa memilih jus, signature macchiato dan cafe. Menurut Alvin, yang menjadi favorit adalah Golden Bubble Milk Tea. Minuman populer lainnya adalah Koi Signature Ice Cafe dan Koi Cafe Macchiato.

Beragam minuman tersebut bisa diberi topping sesuai selera yaitu golden bubble, grass jelly, konjac jelly, aloe vera atau es krim. Konsumen bisa memilih ukuran small atau medium untuk minuman dingin, atau hot bagi yang tak suka dingin. Takaran gula juga bisa diminta sesuai keinginan mulai dari tanpa gula, 25%, 50%, 70% hingga 120%.

Selain di Taiwan, Koi The telah merambah Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Jepang, Cina, Hongkong dan Macau. Brand ini memiliki 23 gerai di Indonesia yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, Tangerang dan Surabaya. Di Surabaya terdapat 3 gerai yaitu di Ciputra World, Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza 6. Koi The berencana untuk membuka 20-30 gerai lagi di seluruh Indonesia hingga akhir 2018.

Alvin mengatakan, Koi The membuka gerai di Surabaya, karena menilai ibu kota Jatim ini memiliki prospek yang bagus dan penduduknya mengikuti tren gaya hidup yang membuka diri terhadap beragam produk kuliner dari luar negeri. Karena itu, pihaknya tak khawatir menghadapi persaingan dengan produk-produk sejenis lainnya.

“Kami juga selalu menjaga kualitas rasa maupun tampilan. Teh yang disajikan selalu fresh dalam suhu tertentu,” ujar Alvin.

Ia optimistis, Koi The akan disukai konsumen Surabaya, seperti di kota-kota lain, terutama oleh anak muda usia 18-30 tahun yang menjadi pangsa utamanya. Mereka ini suka bersosialisasi dan nongkrong di kafe atau di mal.

“Respon masyarakat cukup bagus. Mereka terlihat antusias sejak kami membuka gerai pertama di Surabaya. Tampaknya mereka sudah mengenal Koi The di kota-kota lain yang pernah dikunjungi,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji