Mitsubishi Punya 10 Mobil Listrik; Siap Bantu Pengembangan Di Indonesia

Kontributor : Teks; Asrul Muchsen / Foto2: IsT

Siap Jadi Pilot Project

Jakarta, Kabarindo- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) hari ini mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia terkait pengembangan, penggunaan dan ketersediaan kendaraan listrik di Indonesia.

Mitsubishi Motors berkontribusi langsung terhadap transisi menuju era "ekonomi rendah karbon" (low carbon economy) di Indonesia dengan menyediakan 10 kendaraan listrik, antara lain delapan unit SUV Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan dua unit kendaraan listrik murni i-MiEV, serta empat unit pengisian daya (charging units) kepada Kementerian Perindustrian RI dan berbagai organisasi lainnya termasuk Universitas/Perguruan Tinggi Nasional dan lembaga penelitian.

Hal itu dilakukan Mitsubishi guna mendukung langkah Pemerintah Indonesia yang tengah mendorong pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi emisi CO2.

Langkah yang akan diambil pemerintah adalah eksplorasi berbagai kebijakan baru dan program insentif guna mendorong penggunaan kendaraan listrik bagi pengemudi dan produsen. 

Pemerintah Indonesia dan Mitsubishi Motors Corporation juga akan melakukan studi bersama untuk menguji efisiensi penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

“Nota kesepahaman ini merupakan bentuk kepercayaan Pemerintah Indonesia kepada teknologi listrik Mitsubishi Motors. Pengumuman ini sekaligus menunjukan pentingnya Indonesia bagi Mitsubishi Motors dalam rencana pertumbuhan di masa depan," kata Chief Executive Oficer Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko dalam keterangannya, Senin.

"Kami senang dapat berperan dalam membantu mengurangi emisi di Indonesia dan mendukung transisi ke era ekonomi rendah karbon," kata Osamu Masuko.

Nota kesepahaman ini menunjukan komitmen jangka panjang Mitsubishi Motors di Indonesia. Perusahaan yang masuk ke pasar Indonesia sejak 46 tahun lalu itu telah membuka pabrik perakitan baru kendaraan penumpang di Bekasi, Jawa Barat. Pabrik tersebut menyediakan lebih dari 3.000 pekerjaan dengan kapasitas produksi maksimum saat ini hingga 160.000 kendaraan per tahun.

Pembukaan pabrik perakitan di Bekasi menunjukan bahwa Indonesia telah menjadi pusat produksi utama Mitsubishi Motors, sekaligus menjadi pusat kegiatan seluruh kawasan Asia Tenggara seperti dilansir dari laman antaranews.




Berita Lainnya
Sampoerna University Berikan Dana Kuliah hingga US$ 2 Juta

Jakarta, Kabarindo– Sampoerna University hari ini mengumumkan “Sampoerna University Best and Brightest Merit Awards” untuk tahun akademik 2018-2019 sebagai bukti komitmennya dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.


Citilink Indonesia 2018; Dukung Pariwisata Samosir

SAMOSIR, Kabarindo- Citilink Indonesia mendukung internasionalisasi pariwisata Kabupaten Samosir melalui penandatanganan nota kesepakatan kerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat.

"Citilink Indonesia sangat bangga bisa turut serta


16 Investor Amerika; Sambangi KEK Mandalika

Jakarta, Kabarindo- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York membawa sebanyak 16 investor Amerika Serikat ke Indonesia untuk melakukan kunjungan ke sejumlah daerah yang memiliki potensi bisnis,


Mahasiswa Bangka Belitung; Terima Vivian Gordon Bowden

Jakarta, Kabarindo- Perwakilan Kedutaan Besar Australia menyerahkan Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowen pekan ini untuk dua mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Nopa Laura dan Muhammad Abdul Kadir.