Painting Workshop For Kids; Bikin Anak-Anak Bisa Salurkan Minat & Bakat



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Diajarkan Denny Samawa melukis dengan cat air di Shangri-La Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Sejumlah anak asik melukis di atas kertas dengan cat air di lobi Hotel Shangri-La Surabaya pada akhir pekan ini.

Mereka hati-hati menggerakkan kuas dan memoleskan cat air, karena umumnya baru kali ini melukis dengan cat air. Sementara itu orang tua mereka mengamati dari dekat. Kadang ada anak yang bertanya warna apa yang sebaiknya diaplikasikan. Ada orang tua yang menjawab terserah si anak, ada pula yang menyarankan warna tertentu.

Anak-anak tersebut mengikuti Painting Workshop for Kids yang diadakan Denny Samawa, pelukis cat air Surabaya, dalam rangka pameran lukisan oleh Denny di lobi hotel tersebut selama 23 Oktober-12 November.

Workshop diikuti 10 anak usia 4-10 tahun, putra putri dari tamu hotel. Umumnya mereka melukis landscape. Salah satu peserta adalah Gabriel Leone berusia 4 tahun, putra Roberto Leone, F&B Director Shangri-La. Beberapa kali ia bertanya pada si ayah, warna apa yang cocok untuk gambarnya, dan si ayah memberikan saran.

Menurut Yuliana dari Shangri-La, workshop serupa diberikan untuk orang dewasa yang diikuti 10 tamu hotel pada 5 November lalu. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dan mengusulkan agar diadakan juga workshop untuk anak-anak. Sebagaimana anak-anak, orang dewasa juga suka melukis lanscape.

Roberto Leone senang, putranya ikut workshop. Meskipun ia belum tahu apakah Gabriel punya bakat melukis, namun ia melihat putranya cukup antusias belajar melukis dengan cat air yang merupakan hal baru baginya.

“Kegiatan ini bisa membantu mengembangkan minat dan bakat anak-anak,” komentar Roberto.

Denny mengaku senang bisa mengajari anak-anak melukis dengan cat air. Menurut ia, anak-anak sebaiknya belajar melukis dengan cat air dulu, karena sifatnya aman, ramah lingkungan, mudah dibersihkan dan membuat kepribadian anak menjadi lebih peka.

“Anak-anak harus tahu teknik dasar dulu. Setelah cukup menguasai, mereka bisa mengembangkan diri sesuai minat,” ujarnya.

Denny sendiri menggelar 15 lukisan cat air berupa landscape dan cityscape hasil karyanya selama 2015-2017. Ke 15 karyanya ini dilukisnya langsung di tempat-tempat yang dikunjunginya di berbagai kota di Indonesia maupun di mancanegara seperti di Bandung, Myanmar dan India.

“Melukis cityscape harus pintar-pintar mengambil angle,” ujarnya.

Denny mengaku belajar melukis secara otodidak dan mulai total melukis dengan cat air di kertas pada 2014. Ia mengatakan sangat cinta melukis dengan cat air dan akan terus berkarya.

“Lukisan dari cat air itu indah, tak kalah dengan lukisan dari cat minyak atau akrilik,” ujarnya.




Berita Lainnya
GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018; Siap Di Gelar

Jakarta, Kabarindo-  GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) di tahun 2018 akan hadirkan pameran khusus kendaraan komersial, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, yang akan


Kota Jambi; Baca Alquran Jadi Syarat Masuk Sekolah Baru

Jambi, Kabarindo- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari menetapkan bisa membaca dan menulis Alquran sebagai salah satu syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tingkat Sekolah Menengah


PH CVS Naik Kelas; Siap Rilis Film Flight555 Lusa

XXI Epicentrum, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu kangen dengan produk anyar dari Citra Visual Sinema yaah ?

Tentu saja masih ingat dengan film terakhir bergenre Psycho dan


Dosen ITS Rancang TB-Analyzer; Percepat Diagnosa Tuberculosis

Surabaya, Kabarindo- World Health Organization (WHO) menyatakan tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit penyumbang kematian tertinggi di dunia. Angka kematiannya mencapai 1,7 juta jiwa per tahun, Salah