Sup Pangsit Jepara; Menu Lomba Memasak di Mercure Surabaya



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Diikuti karyawati berkebaya, membuat menu yang disajikan Ibu Kartini pada masanya

Surabaya, Kabarindo- Sebentar lagi Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Namun banyak pihak yang sudah mulai mengadakan kegiatan untuk memperingatinya.

Salah satunya Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya yang mengadakan lomba memasak pada Selasa (18/4/2017) dengan menu istimewa Sup Pangsit Jepara yang konon dibuat oleh Ibu Kartini pada masanya dulu.

Menurut Maya Puspita, Marketing Communication Mercure Surabaya, pihaknya mengadakan lomba tersebut karena memasak lazimnya merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari kaum perempuan, termasuk wanita karir.

“Perempuan, setinggi apapun karirnya, sekali waktu tentu ingin memasak untuk diri sendiri, apalagi bagi yang sudah berkeluarga. Wanita karir mungkin kan jarang memasak ya. Kami mengajak mereka untuk sekali waktu kembali ke dapur. Memasak untuk keluarga berarti berbagi kebahagiaan dan bisa menyenangkan keluarga dan perempuan akan bangga jika masakannya diapresiasi keluarganya,” ujarnya.

Lomba diikuti 4 tim karyawati dari berbagai divisi di Mercure yaitu tim Edelweis, Sedap Malam, Lily dan Mawar yang semuanya mengenakan kebaya. Mereka tampak cantik dan luwes mengenakan kebaya modern dipadu batik, songket dan jenis kain daerah  lainnya.

Maya mengatakan, mereka mengenakan kebaya bukan karena Hari Kartini identik dengan kebaya. Namun kebaya merupakan salah satu busana tradisional di Indonesia dan sudah menjadi ciri khas perempuan Indonesia. Kebaya kini sudah dimodifikasi menjadi kebaya modern yang cantik dan biasa dikenakan ke acara formal seperti resepsi pernikahan.

Dalam lomba tersebut, setiap tim yang beranggota 4 orang harus memasak Sup Pangsit Jepara. Executive Chef Zakaria mengatakan, konon menu ini merupakan resep warisan Ibu Kartini yang dulu biasa dimasaknya dan disajikan kepada keluarganya.

“Kalau lomba memasak kan sudah biasa ya. Saya ingin menggali masakan dari resep Ibu Kartini pada eranya dulu. Saya cari informasi di internet dan ketemu tentang menu ini. Masakan ini kemudian merakyat karena bahannya dari lokal, mudah dipraktikkan di rumah dan cepat membuatnya,” ujarnya.

Chef Zakaria mengaku, ia mempraktikkan cara membuat menu tersebut murni sesuai resep, tanpa modifikasi. Cuma tampilannya dipermanis sesuai dengan standar sajian di hotel. Misalnya kalau pada masakan umumnya, wortel diiris tipis-tipis biasa. Tapi di lomba ini, wortel diiris dengan bentuk-bentuk yang cantik.

Bahan Sup Pangsit Jepara adalah daging ayam boiler, telur ayam untuk dibuat dadar dan udang yang diulek halus untuk isian telur dadar. Untuk sayurnya adalah wortel, jamur kuping, kacang polong dan bunga sedap malam yang dikeringkan. Sedangkan bumbunya sederhana yaitu seledri, bawang prei, garam, merica dan kaldu ayam bubuk. Jika pangsit biasa menggunakan mie kuning, sup ini menggunakan soun putih.

Peserta lomba diberi waktu 30 menit untuk membuat menu tersebut. Hasil olahan tiap tim akan dinilai olah juri dari sisi rasa, tampilan, kebersihan dan ketepatan waktu. Chef Zakaria memperagakan lebih dulu cara membuatnya, kemudian dipraktikkan para peserta. Maka mulailah tiap tim sibuk memasak. Semua anggota bekerja sama. Ada yang merajang bahan, mengulek bumbu, menggoreng telur dan lainnya.

Masakan mereka kemudian dicicipi dan dinilai juri yaitu Chef Zakaria, GM Mercure dan perwakilan media. Tim Edelweis menjadi juara I, Sedap Malam juara II dan Mawar juara III. Semuanya gembira mendapat juara berapapun, karena lomba ini lebih untuk memeriahkan suasana.




Berita Lainnya
Presiden Jokowi; Siap Buka Rakernas APDESI Di Medan

Medan, Kabarindo- Presiden Joko Widodo.

Ia dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia di Medan, Jumat.

"Ribuan kepala desa se


Bale Kambang & Gunungan; Mendunia Di Europalia Art Festival

Jakarta, Kabarindo- Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia “LALU, KINI [Budaya Bendawi]” atau “PAST, PRESENT [Material Culture]” telah resmi dibuka
di Brussels dan Antwerp, Belgia, dalam rangka Europalia


Marlina; Jadi Jawara NETPAC Jury Award Di Polandia

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi.

Award tersebut dari Five Flavours Asian Film Festival. Festival ke 11 ini diadakan pada 15-22 November di ibukota Polandia,


HSBC Bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) Gandeng Sampoerna University (SU); Berdayakan Istri Nelayan Lewat Edukasi Keuangan

MAKASSAR, Kabarindo– Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan Sampoerna University pada hari