Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > Yayasan Wings Peduli Donasikan 1500 Paket Kebersihan Diri; untuk RS Lapangan Indrapura & Bangkalan

Yayasan Wings Peduli Donasikan 1500 Paket Kebersihan Diri; untuk RS Lapangan Indrapura & Bangkalan

Berita Utama
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Yayasan Wings Peduli Donasikan 1500 Paket Kebersihan Diri; untuk RS Lapangan Indrapura & Bangkalan

Yayasan Wings Peduli Donasikan 1500 Paket Kebersihan Diri; untuk RS Lapangan Indrapura & Bangkalan

Merespon kebutuhan penyediaan logistik bagi penderita Covid-19

Surabaya, Kabarindo- Yayasan Wings Peduli melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan logistik untuk Rumah Sakit Lapangan Indrapura dan Bangkalan. Penyaluran donasi ini bertujuan membantu penderita Covid-19 di kedua lokasi tersebut.

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Luciana Tanoyo, Pimpinan Yayasan Wings Peduli bersama Tikno Sudardji, Sales Area PT Wings Surya area Surabaya, kepada Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, di Gedung Grahadi Surabaya, pada Kamis, 24 Juni 2021.

Bantuan tersebut berupa 1500 paket kebutuhan kebersihan diri meliputi sabun, shampoo, sikat gigi dan pasta gigi, pembalut dan masker. Juga 500 lembar handuk, 500 lembar selimut dan 500 karton Mie Sedaap.

Oucky Hertanto, General Affair PT Wings Surya, berharap donasi tersebut dapat membantu Pemprov Jatim untuk menekan angka Covid-19 dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Donasi tersebut diberikan Yayasan Wings Peduli sebagai respon terhadap kebutuhan penyediaan logistik bagi penderita Covid-19 yang dikarantina di RSL Indrapura,” ujarnya.

Seperti diketahui saat ini penderita Covid-19 di Jawa Timur meningkat kembali. Hal ini merujuk pada laporan BOR (Bed Occupancy Rate) di rumah sakit yang sudah melebihi 50%. Penyekatan dan swab antigen yang dilakukan di Suramadu sebelumnya juga menunjukkan cukup banyak masyarakat yang positif terkena Covid-19 dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura. Peningkatan juga terjadi karena adanya karantina pekerja migran yang kembali ke Jawa Timur.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER