KABARINDO, BANDUNG – Minat masyarakat terhadap olahraga raket menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir. Di Bandung, fenomena ini terlihat dari bertambahnya fasilitas padel di berbagai kawasan kota hingga Bandung Raya. Sejumlah laporan media regional mencatat setidaknya sembilan lapangan padel aktif telah beroperasi dan tersebar di beberapa titik, dari pusat kota hingga wilayah penyangga. Kehadiran turnamen komunitas yang mulai digelar sejak 2025 turut memperlihatkan bahwa olahraga ini tidak lagi menjadi tren sesaat, melainkan mulai membentuk ekosistem penggemar yang mulai ramai.
Fenomena tersebut selaras dengan perubahan pola aktivitas warga Bandung yang semakin mengutamakan gaya hidup aktif dan pengalaman berbasis komunitas. Olahraga tidak lagi semata soal kompetisi, melainkan juga ruang bertemu, membangun jejaring, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental. Dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif dan kota pelajar, olahraga berbasis interaksi sosial seperti tennis dan padel matic dinilai memiliki potensi untuk terus berkembang.
Format permainan yang lebih sederhana seperti tennis dan padel matic mulai dikenal sebagai alternatif olahraga yang lebih inklusif bagi masyarakat urban. Jika selama ini tenis kerap dipandang sebagai olahraga yang serius dan kompetitif, sementara padel terdengar asing bagi sebagian orang, konsep “matic” hadir dengan pendekatan yang lebih santai. Format permainan dirancang agar pemain dapat langsung terlibat tanpa tekanan performa. Tidak perlu latar belakang atlet, tidak perlu pengalaman panjang, cukup hadir dan menikmati permainan.
Kehadiran fasilitas ini di pusat kota, tepatnya di kawasan Graha Pos Indonesia yang berada di jantung Kota Bandung, juga memberi nilai tambah tersendiri. Berlokasi di area yang dikelilingi perkantoran, pusat aktivitas bisnis, kawasan heritage, serta mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota, Graha Pos Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu titik strategis dengan mobilitas tinggi. Posisi ini membuat akses menuju fasilitas olahraga menjadi lebih praktis, baik bagi pekerja kantoran yang ingin berolahraga setelah jam kerja maupun komunitas yang mencari ruang aktivitas di akhir pekan.
Akses yang lebih mudah memungkinkan masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas. Dengan atmosfer yang lebih terbuka dan energik, Tennis Padel Matic di Graha Pos Indonesia diharapkan menjadi ruang baru untuk bergerak, bersosialisasi, dan melepas penat di tengah dinamika kota.
Chief Commercial Officer Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, menyampaikan bahwa transformasi ruang di Graha Pos Indonesia merupakan langkah konkret dalam menghidupkan kembali aset strategis di pusat kota.
_“Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan aset properti agar tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial. Kehadiran Tennis & Padel Matic di Graha Pos Indonesia adalah bagian dari upaya kami menghadirkan ruang yang produktif, relevan, dan mampu menjadi titik aktivitas baru bagi masyarakat,”_ ungkap Aldhita.
Lebih lanjut, Pos Properti Indonesia juga membuka peluang kolaborasi bagi pelaku usaha, komunitas, maupun institusi yang tertarik memanfaatkan lebih dari 2900 aset-aset strategis yang tersebar di seluruh Indonesia.
_“Kami terbuka untuk berbagai kolaborasi pemanfaatan ruang, baik untuk kegiatan olahraga, komunitas, bisnis kreatif, maupun event. Bagi pihak yang tertarik berkolaborasi di aset Pos Properti Indonesia, kami mengundang untuk dapat menghubungi tim kami melalui kanal resmi perusahaan,”_ tambahnya.
Dalam waktu dekat, warga Bandung akan memiliki satu lagi pilihan ruang aktivitas yang lebih segar di pusat kota. Tennis & Padel Matic ini akan beroperasi di April mendatang di Graha Pos Indonesia, Bandung. Konsep permainan dengan energi baru akan segera hadir dan siap menyambut para pencinta olahraga raket, maupun mereka yang baru ingin mencoba.
Jadi, sudah siap merasakan konsep baru dengan energi baru di lapangan ini?
Nantikan pembukaannya pada April mendatang.





