Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Gaya hidup > Tren Cemilan Viral, Dubai Chewy Cookie

Tren Cemilan Viral, Dubai Chewy Cookie

Gaya hidup | 2 jam yang lalu
Editor : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Tren Cemilan Viral, Dubai Chewy Cookie

Tren Cemilan Viral, Dubai Chewy Cookie

KABARINDO, SURABAYA - Dubai Chewy Cookie menjadi salah satu camilan yang ramai dibicarakan di media sosial belakangan ini. Camilan ini terus memenuhi linimasa dan memicu rasa penasaran lewat konten ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) yang menampilkan lapisan marshmallow berbalut cokelat dengan isian kataifi pistachio yang renyah saat digigit.

Tampilannya premium, isian melimpah serta tekstur chewy di bagian luar menghadirkan pengalaman makan yang berbeda. Konsumen kini tidak hanya mengejar rasa, tetapi juga visual, tekstur dan sensasi saat menyantap. Tak heran jika Dubai Chewy Cookie dengan cepat mencuri perhatian dan jadi perbincangan luas.

Adi Rahardja, Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, mengatakan tren camilan di Indonesia belakangan ini identik dengan tekstur yang kenyal, rasa yang unik, hingga tampilan yang menggugah selera.

“Mulai dari mochi beberapa waktu lalu, kini tengah viral camilan Dubai Chewy Cookie. Kami melihat ada dua kebutuhan yang selalu muncul, yaitu ada yang langsung mencari produk jadinya, atau ingin berkreasi sendiri di rumah. Kami mengakomodir keduanya. Tersedia banyak pilihan dari merchant UMKM dan brand lokal berkualitas, agar pengguna terpenuhi kebutuhannya dengan praktis,” ujarnya.

Selain tampilannya menarik, Dubai Chewy Cookie ramai diperbincangkan karena menawarkan pengalaman menikmati camilan yang unik dari sisi tekstur, rasa maupun visual. Kombinasi inilah yang membuatnya mudah menarik perhatian dan memicu rasa penasaran banyak orang. Eksposurnya semakin meluas ketika sejumlah figur publik dan kreator konten mulai membagikan pengalaman mereka saat mencoba camilan ini. Dari yang awalnya hanya muncul sebagai konten singkat di FYP, Dubai Chewy Cookie kemudian berkembang menjadi tren yang mendorong rasa keinginan untuk ikut mencicipi.

Efeknya pun terlihat nyata. Rasa penasaran berubah menjadi antrean pembelian dan pre-order selama beberapa pekan. Bagi mereka yang belum sempat mencoba, muncul dorongan untuk tidak ketinggalan tren. Di balik popularitasnya di media sosial, ada sejumlah faktor yang membuat camilan ini begitu menarik untuk dicoba.

Tekstur chewy yang unik

Lapisan luarnya menghadirkan sensasi kenyal dengan sedikit efek stretchy saat digigit, sementara isian kataifi yang renyah memberi kontras tekstur yang kuat di setiap gigitan. Perpaduan ini menciptakan pengalaman makan yang lebih dinamis dan tidak membosankan.

Rasa cokelat yang rich dan indulgent

Cokelat hitam pada lapisan luar memberikan sedikit sentuhan pahit yang seimbang dengan selai pistachio bercita rasa gurih dan nutty di bagian dalam. Rasanya tidak berlebihan, namun tetap terasa kaya. Brand cokelat lokal, Pipiltin, menghadirkan varian Chewy Cookie berbahan kakao khas Indonesia yang memberi karakter rasa tersendiri.

Visual yang menggoda & social media worthy

Warna cokelat pekat pada bagian luar, isian berwarna hijau lembut, serta tekstur kataifi yang terlihat jelas saat potongan pertama, membuat camilan ini sangat menarik secara visual. Tak heran, banyak konten yang menampilkan momen potongan pertama atau first bite berhasil memancing rasa penasaran audiens.

Kreasi unik dari brand lokal

Isian biscoff, matcha sampai stroberi mulai bermunculan. Dubai Chewy Cookie bukan lagi satu produk, variasinya terus berubah mengikuti selera pasar Indonesia. Beberapa brand lokal turut meramaikan viralnya camilan ini dengan kreasi isian kataifi pistachio serta coklat diadaptasi di berbagai camilan, seperti donat mochi, risol hingga es krim.

Salah satu brand lokal yang menawarkan kreasi camilan ini adalah Bittersweet by Najla dengan Dubai Chewy Cookie berpadu fudgy brownies. Bagi yang ingin berkreasi sendiri di rumah, Melts Indonesia menyediakan selai pistachio Kunafa dalam berbagai ukuran. Sementara itu, Pipiltin Cocoa menghadirkan interpretasi lain dari tren ini melalui Dubai Chocolate Cracks dan Chocolate Triple Cookie.

“Dubai Chewy Cookie jadi contoh bagaimana camilan viral bisa mendorong dua kebiasaan sekaligus. Ada yang ingin langsung mencicipi, ada juga yang tertarik ikut berkreasi. Kami ingin hadir untuk memudahkan keduanya, sambil mendukung UMKM dan brand lokal yang menghadirkan berbagai versi kreatif dari tren ini,” ujar Adi Rahardja.

Foto: istimewa


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER