Semangat Baru Setelah Libur Lebaran, Kembali Fokus Jalani Rutinitas
KABARINDO, SURABAYA - Euforia Idulfitri 1447 H perlahan berganti dengan bunyi alarm pagi yang kembali ke jadwal normal. Setelah sebulan penuh menjalani ritme Ramadan yang penuh makna dan puncaknya kehangatan silaturahmi Lebaran, kini masyarakat Indonesia mulai kembali menyesuaikan diri dengan rutinitas dan dinamika aktivitas harian.
Masa transisi ini sering kali menjadi tantangan tersendiri. Tubuh yang masih lelah pasca mudik dan pikiran yang masih terbawa suasana liburan kerap membuat semangat produktivitas terasa berat untuk dipacu kembali. Memahami fenomena post-holiday blues ini, Shopee mendorong proses kembali ke rutinitas menjadi momen yang lebih ringan, teratur dan tetap penuh semangat.
Tantangan untuk kembali ke ritme produktif ini juga dirasakan oleh Indian Akbar. Konten kreator dan aktor ini dikenal aktif membagikan keseharian dan gaya hidupnya kepada jutaan pengikutnya. Ia menjadi representasi generasi muda yang dinamis dalam menyeimbangkan hobi dan pekerjaan.
Setelah menghabiskan waktu berkualitas untuk rehat dan berkumpul bersama keluarga besar, ia mengakui bahwa beralih dari suasana Lebaran yang khidmat menuju kembali ke ritme produktivitas normal memerlukan strategi khusus agar motivasi tetap terjaga.
“Ini hal yang cukup menantang bagi aku. Setelah sebulan penuh fokus ibadah Ramadan dan lanjut seru-seruan libur Lebaran bareng keluarga, transisi balik ke jadwal syuting atau bikin konten yang padat itu butuh penyesuaian mental dan fisik. Ada rasa malas yang harus dilawan saat harus kembali produktif. Makanya sekarang saya lebih mindful dalam mempersiapkan 'amunisi' untuk kembali ke rutinitas,” ujar Akbar.
Kembali ke rutinitas tidak harus terasa berat. Justru dengan pendekatan yang tepat, fase ini dapat menjadi titik awal untuk membangun gaya hidup yang lebih sehat dan teratur. Berikut tiga langkah sederhana ala Indian Akbar yang dapat membantu anda menavigasi masa transisi.
Menata ulang pola makan dan tidur
Perubahan pola sahur, buka puasa hingga agenda Lebaran yang padat berdampak signifikan terhadap ritme tidur dan kebiasaan makan. Memperbaiki jam biologis tubuh menjadi langkah krusial untuk mengembalikan energi dan fokus secara optimal. Akbar menyiasati hal ini dengan kembali memegang kendali atas apa yang ia konsumsi.
“Setelah pola makan yang sempat berubah selama Ramadan dan dilanjutkan dengan santapan khas Lebaran, sekarang saatnya saya kembali fokus memperbaiki apa yang masuk ke tubuh. Memasak sendiri adalah cara paling mudah untuk kontrol gizi dan kalori secara presisi,” ujar Akbar.
Selain menyusun pola makan dengan menyetok bahan segar dan vitamin, jangan lupakan kualitas istirahat. Gunakan produk penunjang seperti diffuser aromaterapi hingga bantal ergonomis agar tubuh bisa beristirahat dengan maksimal.
Bergerak lagi mulai dari yang ringan
Setelah dimanjakan hidangan khas Lebaran, tubuh membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi. Aktivitas fisik ringan seperti stretching atau olahraga di rumah dapat menjadi awal yang efektif untuk mengembalikan mood. Akbar memilih untuk memulai transisinya lewat olahraga air.
“Pelan-pelan saya mau balik ke hobi saya, yaitu berenang. Apalagi pas puasa kemarin belum sempat melakukan olahraga favorit saya ini,” tuturnya.
Perhatian ekstra untuk kulit dan tubuh
Rangkaian aktivitas mudik, paparan sinar matahari serta perubahan pola istirahat sering meninggalkan rasa lelah yang berdampak pada kondisi tubuh dan kulit. Ini menjadi waktu yang tepat untuk kembali memprioritaskan self-care, mulai dari rutinitas perawatan kulit yang lebih teratur hingga menciptakan waktu istirahat yang lebih berkualitas di rumah.
“Saking sibuknya kemarin, saya sempat kurang menjaga kulit sampai dibilang kusam banget oleh pasangan,” ujar Akbar.
Adi Raharja, Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, memahami bahwa transisi pasca liburan panjang membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa membangun gaya hidup yang lebih seimbang tidak harus rumit, dan kami ingin ada di setiap langkah kecil itu,” ujarnya.
Foto: istimewa





