KABARINDO, JAKARTA - Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Stephanie Thalia Go selaku Kepala Divisi KOMIB menyelenggarakan aksi mengajar bertema lingkungan dan kesehatan di SMAN 53 Jakarta, Jumat (2/5/2026). Dalam kegiatan ini, KOMIB secara resmi menggandeng pihak internasional yaitu Handong University, Korea Selatan, sebagai mitra strategis untuk memperkuat edukasi global bagi pelajar Indonesia.
Kegiatan ini menyoroti isu krusial tentang dampak lingkungan terhadap kesehatan manusia. Para siswa diajak memahami data bahwa jumlah mikroplastik yang secara tidak sadar dikonsumsi manusia setiap minggunya setara dengan berat satu kartu kredit. Materi disampaikan secara interaktif oleh tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Handong serta bersama tim komib yaitu Stephanie Thalia go yang mengajar mencakup materi sumber mikroplastik, jalur masuknya ke tubuh, hingga langkah sederhana mengurangi paparan.

Antusiasme siswa SMAN 53 Jakarta terlihat sangat tinggi. Sejak sesi dibuka, puluhan siswa aktif bertanya, berdiskusi, dan terlibat dalam eksperimen sederhana mendeteksi mikroplastik pada air minum kemasan. Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa, seluruh pemaparan dan diskusi disampaikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Korea dengan pendampingan penerjemah. Hal ini secara tidak langsung melatih kepercayaan diri dan kemampuan berbahasa asing siswa. “Seru banget bisa ngobrol langsung pake Bahasa Inggris sama dosen dari Korea. Jadi makin semangat belajar,” ujar Alya, siswi kelas XI.
Kepala SMAN 53 Jakarta, Ibu Hera Sihombing,M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dari KOMIB dan Universitas Handong. Isu mikroplastik dan kaitan lingkungan dengan kesehatan sering kali luput dari kurikulum formal, padahal ini menyangkut masa depan mereka. Kolaborasi lintas negara seperti ini adalah bekal penting agar siswa kami siap menjadi warga dunia yang bertanggung jawab. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam bentuk riset pelajar, pertukaran budaya, dan pendampingan proyek lingkungan berbasis sekolah,” tegas Ibu Hera.
Ia menambahkan, kegiatan ini sangat selaras dengan pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. “Dimensi Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, dan Mandiri sangat terasa hari ini. Anak-anak belajar menganalisis isu lingkungan secara ilmiah, berani berdiskusi dalam Bahasa Inggris dan Korea, serta menunjukkan inisiatif menjaga bumi mulai dari sekolah. Ini wujud nyata Profil Pelajar Pancasila yang dipraktikkan.”

Stephanie Thalia Go yang merupakan ketua acara program ini menjelaskan misi KOMIB di balik kegiatan ini. “Visi kami adalah menciptakan ekosistem pelajar Indonesia yang berdaya saing global namun tetap berakar pada kepedulian sosial dan lingkungan. Misi saya sebagai Kepala Divisi adalah menjembatani akses pelajar ke pengetahuan dan jejaring internasional. Pendidikan harus membentuk karakter, bukan sekadar nilai. Kami akan terus memperluas program aksi mengajar ke berbagai daerah,” ujar Stephanie.
Acara ini turut dihadiri Ibu Imas Mugi Restuni selaku Pembimbing KOMIB Indonesia. “Apa yang dilakukan Stephanie dan tim adalah contoh nyata kepemimpinan anak muda. Mereka tidak menunggu, tapi langsung bergerak mengedukasi sebayanya. Kami akan terus mendampingi agar gerakan ini berdampak luas,” ungkap Ibu Imas.
Aksi mengajar ini secara langsung mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang tercermin dari kolaborasi KOMIB, SMAN 53 Jakarta, dan Universitas Handong Korea Selatan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama siswa SMAN 53 Jakarta untuk menjadi “Duta Lingkungan Sekolah” dan deklarasi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah selama satu semester ke depan
[Caption foto 1]
Stephanie Thalia Go, Kepala Divisi KOMIB, memaparkan dampak mikroplastik bagi kesehatan bersama tim Universitas Handong Korea Selatan di SMAN 53 Jakarta.
[CAPTION FOTO 2]
Siswa SMAN 53 Jakarta antusias mengikuti eksperimen deteksi mikroplastik yang dipandu dalam Bahasa Inggris dan Korea. (Dok. KOMIB)
[CAPTION FOTO 3]
Kepala SMAN 53 Jakarta Ibu Hera Sihombing, Stephanie Thalia Go, dan Ibu Imas Mugi Restuni berfoto bersama usai penandatanganan komitmen Duta Lingkungan Sekolah. (Dok. KOMIB)
: KOMIB, Stephanie Thalia Go, SMAN 53 Jakarta, Universitas Handong, Hari Pendidikan Nasional, Mikroplastik, Profil Pelajar Pancasila, SDG, Hera Sihombing, Imas Mugi Restuni. Foto: Dok. KOMIB





