Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Sharp Class di SMKN 1 Blitar Tingkatkan Kompetensi Siswa untuk Masuki Dunia Kerja

Sharp Class di SMKN 1 Blitar Tingkatkan Kompetensi Siswa untuk Masuki Dunia Kerja

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Sharp Class di SMKN 1 Blitar Tingkatkan Kompetensi Siswa untuk Masuki Dunia Kerja

Sharp Class di SMKN 1 Blitar Tingkatkan Kompetensi Siswa untuk Masuki Dunia Kerja

Surabaya, Kabarindo- Sejak diluncurkan pada 2012, sudah lebih dari 800 siswa berhasil lulus dari program Sharp Class. Kegiatan ini merupakan kontribusi Sharp Indonesia di dunia pendidikan guna meningkatkan kompentesi siswa agar siap untuk terjun ke dunia industri.

Melalui program ini, Sharp Indonesia memperkenalkan dunia profesional kepada para siswa seperti mengenai teknik dan prosedur perbaikan produk-produk elektronik berstandar internasional. Pelatihan ini diharapkan dapat membuat siswa-siswi mampu bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan yang memiliki daya serap tenaga kerja muda.

Ronald R. Huwae, General Manager Customer Satisfaction Sharp Indonesia, menyatakan Sharp Class merupakan program pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh teknisi profesional dari Sharp Indonesia kepada siswa-siswi SMK. Tujuannya mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi yang sesuai dunia industri.

“Sharp Class merupakan upaya kami dalam meningkatkan kompetensi dan memperkenalkan dunia kerja profesional bertaraf internasional. Dalam waktu 2 bulan, para siswa akan diberikan pelatihan dan nantinya mereka mendapat kesempatan untuk magang dan bekerja di titik kantor servis Sharp di seluruh Indonesia,” ujarnya pada Kamis (17/11/2022).

Drs. Sugiyadi M.Pd., Kepala Sekolah SMKN 1 Blitar, mengatakan ia senang sekali Sharp Class kembali hadir di SMKN 1 Blitar. Ia berharap kerja sama tersebut akan memberikan dampak positif bagi para siswa dan dunia pendidikan di Blitar.

Sharp Indonesia memberikan teori maupun materi yang beragam sebagai pelengkap kurikulum yang telah diberikan pihak sekolah, seperti praktek langsung, pelatihan kerja di dunia profesional, sikap dan perilaku hingga kepemimpinan.

“Menjadi seorang teknisi tidak hanya mampu memperbaiki sebuah produk, namun juga harus dapat menjadi ujung tombak pelayanan perusahaan. Mereka harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, luwes dan cekatan dalam melayani konsumen,” ujar Jerry Liman, Kediri Branch Manager Sharp Indonesia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar, Solikin, S.Pd, M.Pd., mengapresiasi Sharp Indonesia yang telah melaksanakan program pendidikan peningkatan kompetensi siswa di Blitar. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berkarir di perusahaan multinasional seperti Sharp.


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER