Sebanyak 20 Peserta dari Jatim; Ikuti Audisi Online LIDA 2021

Sebanyak 20 Peserta dari Jatim; Ikuti Audisi Online LIDA 2021

Sebanyak 20 Peserta dari Jatim; Ikuti Audisi Online LIDA 2021

Fawwas ingin angkat nama Madura dan menjadi juara di ajang ini

Surabaya, Kabarindo- Indosiar menggelar audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 secara online untuk peserta dari Jatim pada Rabu (23/12/2020). Ada 20 peserta yang mengikuti audisi di antaranya M. Fawwas dari Bangkalan, Madura, dan Tiara Indah dari Jombang.

Fawwas mengatakan, ia mengikuti audisi tersebut karena ingin mengangkat nama Jatim, khususnya Madura, jika bisa menjadi juara. Ini tentu juga akan membanggakan orang tuanya. Ia pernah mengikuti audisi LIDA pada tahun lalu. Ia sudah sampai tahap seleksi di Jakarta, namun gagal menjadi juara. Kini ia mencoba lagi dan berharap meraih sukses.

“Saya berharap dapat mewakili Madura di ajang ini dan menjadi juara,” tutur pemuda berusia 20 tahun ini dengan logat Madura yang kental.

Fawwas mengaku suka menyanyi sejak kelas 2 SMP karena latar belakangnya sebagai qori di pesantren. Ia membawakan 3 lagu yaitu Tiada Tara, Haruskah Berakhir dan Saputangan Merah.

Fawwas lebih suka mengikuti audisi secara offline seperti tahun lalu dibandingkan secara online yang agak merepotkan, karena membutuhkan ruang, dana dan kuota. Apalagi saat ini ia kos di Jakarta. Ia mengaku sebelumnya sehari-hari membantu usaha pamannya di bengkel di Bangkalan. Saat ini ia merantau ke Jakarta dan kos di sini.

Sedangkan Tiara membawakan 2 lagu dalam audisi secara online yaitu Ditikam Asmara dan Payung Hitam. Ia mengatakan sempat terjadi gangguan, karena sinyal di tempatnya buruk. Syukurlah, kemudian lancar lagi.

Tiara menuturkan ia adalah penyanyi dangdut dari panggung ke panggung. Ia menyanyi sejak kelas 5 SD, mengikuti jejak ketiga kakak perempuannya yang juga penyanyi dangdut. Pertama kali manggung, ia mendapat honor Rp 120 ribu. Ini sudah membuatnya senang. Ia bersyukur mulai ada job lagi sejak September lalu, setelah beberapa bulan vakum akibat pandemi Covid-19.

“Ya, hasil manggung untuk keluarga. Ibu saya ibu rumah tangga, sedangkan ayah dulu sopir,” ujar gadis berusia 18 tahun ini.

Tiara pernah mengikuti audisi LIDA 2 kali di Surabaya, namun gagal menjadi juara. Kali ini ia berharap nasibnya beruntung.

Indosiar menggelar audisi LIDA 2021 secara online di 34 provinsi mulai 15 November 2020 sampai 17 Januari 2021 mendatang. Memasuki tahun keempat, kompetisi dangdut terbesar tanah air ini kembali menjaring talenta-talenta muda berbakat. Sebelumnya LIDA menobatkan Meli LIDA (Jawa Barat) sebagai Juara LIDA 2020, menyusul kesuksesan Selfi LIDA (Sulawesi Selatan) Juara LIDA 2018 dan Faul LIDA (Aceh) Juara LIDA 2019.

Menurut Harsiwi Achmad, Direktur Programming SCM, pilihan menggelar audisi LIDA 2021 secara online bukan hanya karena kondisi pandemi, namun juga untuk menjaring animo masyarakat pada audisi tahun-tahun sebelumnya. Mereka harus menempuh perjalanan berjam-jam dari rumah menuju lokasi audisi yang digelar di ibukota provinsi atau kabupaten.

“Panjangnya waktu pendaftaran mudah-mudahan akan membuat calon peserta bisa lebih matang mempersiapkan diri sampai menjelang hari audisi online,ujarnya.

Audisi online LIDA 2021 dapat diikuti secara gratis oleh laki-laki maupun perempuan usia14-25 tahun (kelahiran tahun 1996-2007) yang memiliki bakat menyanyi lagu dangdut/ Melayu. Calon peserta dapat mendaftar melalui website: www.indosiar.com dengan mengisi formulir secara online berupa data diri, antara lain kartu identitas, foto terbaru full body dan close up. Tiap calon peserta juga harus mengunggah 2 video cover di IGTV pribadi dengan menyanyikan lagu dangdut yang sudah ditentukan baik bertempo cepat (Up Beat) maupun tempo lambat (Slow Beat). Link video yang sudah diupload ke IGTV kemudian dimasukkan pada form pendaftaran di kolom yang tersedia untuk proses penjurian. Akun instagram yang digunakan untuk mengunggah video tidak dalam kondisi private atau terkunci.

Lagu yang harus dibawakan peserta dalam video cover adalah “Gejolak Asmara” (Up Beat) dan “Tiada Tara” (Slow Beat) untuk peserta laki-laki. Sedangkan lagu “Ditikam Asmara” (Up Beat) dan “Kulepas Dengan Ikhlas” (Slow Beat) wajib dinyanyikan peserta perempuan. Seluruh lagu dinyanyikan secara full dan merupakan suara asli (tanpa mixing dan aplikasi) dan tanpa alat musik.

Nantinya pendaftar terpilih akan dihubungi langsung oleh pihak Indosiar untuk mengikuti audisi online via aplikasi zoom dan dinilai langsung oleh juri-juri dari Indosiar.

Penulis: Natalia Trijaji