Buku paket manasik yang bisa di download di website Kementerian Haji dan Umrah. (FOTO : DOK.KEMENHAJ).
________
JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi meluncurkan Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M. Panduan terbaru ini hadir dengan terobosan penting: lebih fokus pada kemudahan ibadah bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa buku ini dirancang agar jemaah Indonesia bisa beribadah secara mandiri tanpa kehilangan makna spiritualnya.
"Materi manasik tahun ini menggunakan pendekatan yang memudahkan jemaah berisiko tinggi, lansia, perempuan, dan disabilitas. Semuanya disajikan secara praktis dan aplikatif," ujar Menhaj Irfan Yusuf di Jakarta Rabu (4/2/2026).
Buku panduan tahun ini bukan sekadar teks hukum, melainkan panduan cerdas yang mengedepankan tiga pilar:
1. Fikih Taysir (Kemudahan Beribadah)
Kemenhaj mengedepankan prinsip kemudahan. Jemaah lansia atau yang memiliki kendala fisik kini memiliki panduan hukum yang fleksibel namun tetap sah secara syariat, sehingga tidak perlu memaksakan diri dalam kondisi fisik yang lemah.
2. Moderasi Manasik (Tawasuth)
Buku ini menawarkan berbagai pilihan hukum yang argumentatif. Hal ini memungkinkan jemaah menyesuaikan rangkaian ibadah dengan kondisi lapangan yang dinamis di Arab Saudi tanpa mengurangi kekhusyukan.
3. Pendalaman Filosofi & Spiritual
Bukan hanya "apa" yang dilakukan, tapi "mengapa" dilakukan. Jemaah akan diajak memahami makna spiritual di balik setiap prosesi, seperti filosofi pakaian ihram sebagai simbol kesetaraan manusia.
Selain buku utama, Kemenhaj juga merilis Buku Kumpulan Doa dan Zikir Haji/Umrah. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan.
"Kami ingin jemaah siap secara mental dan spiritual. Dengan metode bimbingan yang tepat, insya Allah jemaah bisa menunaikan haji dengan penuh kesungguhan," ungkap Puji.
Bagi calon jemaah haji 2026 dan masyarakat umum, seluruh dokumen panduan ini bisa diunduh secara gratis melalui situs resmi Kementerian Haji dan Umrah sebagai bagian dari layanan digital pemerintah.





