Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Olahraga > Kalah dari Persebaya 2-1, Malut United Siap Bangkit Lebih Tangguh

Kalah dari Persebaya 2-1, Malut United Siap Bangkit Lebih Tangguh

Olahraga | 13 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
Kalah dari Persebaya 2-1, Malut United Siap Bangkit Lebih Tangguh

KABARINDO, SURABAYA — Kekalahan tak selalu menjadi akhir. Bagi Malut United, hasil minor di kandang Persebaya Surabaya justru dijadikan cermin untuk menata langkah ke depan. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026), Laskar Kie Raha harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.

Dua gol cepat Gali Freitas pada menit ke-14 dan ke-37 membawa Persebaya unggul di babak pertama. Malut United sempat memperkecil ketertinggalan lewat Ciro Alves pada menit ke-61, namun hingga peluit panjang dibunyikan, upaya menyamakan kedudukan tak kunjung membuahkan hasil.

Perwakilan pemain Malut United, Taufik Rustam, menegaskan bahwa seluruh tim telah berjuang maksimal sepanjang laga. Meski hasil akhir tak berpihak, ia menilai pertandingan ini menyimpan pelajaran berharga.

“Saya dan teman-teman sudah berusaha menampilkan permainan terbaik. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk bangkit lebih kuat ke depannya,” ujar Taufik dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kalah dari Persebaya 2-1, Malut United Siap Bangkit Lebih Tangguh

Secara permainan, Malut United tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 81 persen. Dari 11 percobaan tembakan yang dilepaskan, tiga di antaranya tepat sasaran dan menghasilkan satu gol.

Namun, efektivitas menjadi pembeda. Persebaya yang mengandalkan skema menunggu dan serangan balik justru mampu memaksimalkan peluang, mencetak dua gol dari delapan percobaan—keduanya tepat sasaran.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengakui timnya mengontrol jalannya laga, namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin hingga menit akhir. Kami mampu menguasai pertandingan, tetapi sayangnya hanya satu gol yang bisa kami ciptakan,” kata Hendri.

Di babak kedua, pelatih berusia 60 tahun itu melakukan tiga pergantian pemain dengan memasukkan Manahati Lestusen (45’), Taufik Rustam (68’), dan Dimas Drajad (87’). Penyesuaian taktik pun diterapkan demi membongkar pertahanan rapat Bajol Ijo.

“Kami mencoba mengubah peran winger agar bermain lebih ke dalam, sehingga wingback bisa lebih leluasa membantu serangan. Strategi itu sebenarnya berjalan, tetapi kami terlambat menerapkannya,” jelas Hendri.

Pada laga ini, Malut United menurunkan susunan pemain: Angga Saputro; Igor Inocencio (Taufik Rustam 68’), Gustavo Franca, Nilson Junior, Yance Sayuri; Tri Setiawan (Manahati Lestusen 45’), Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino (Dimas Drajad 87’); Yakob Sayuri, Ciro Alves, dan David Da Silva.

Hasil di Surabaya menjadi bahan evaluasi jelang laga berikutnya. Malut United dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada pekan ke-18 BRI Super League 2025–2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (24/1/2026). Kick-off akan dimulai pukul 13.30 WIB atau 15.30 WIT.

Dengan semangat evaluasi dan tekad bangkit, Malut United berharap bisa menjadikan kekalahan ini sebagai titik tolak untuk tampil lebih solid dan efektif di pertandingan selanjutnya.


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER