KABARINDO, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengalungkan medali kepada para juara pada ajang Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (27/2).
Pengalungan medali diberikan kepada China yang berhasil merebut emas usai menumbangkan Uzbekistan dalam nomor Junior Team Men’s Saber. Sedangkan perunggu diraih Korea Selatan.
Kemudian pada nomor Junior Team Men’s Epee, Chinese Taipei sukses mengamankan emas setelah mengandaskan perlawanan Hongkong di partai puncak. Perunggu didapat Kazakhstan.
Lalu di nomor Junior Team Women’s Foil, China berhasil mendapatkan emas. Medali perak dan perunggu masing-masing diraih Chinese Taipei dan Singapura.
Menpora Erick turut menyoroti capaian atlet anggar Indonesia yang menunjukkan progres signifikan, dari peringkat 64 tingkat Asia kini menembus 32 besar. Meski cedera menjadi risiko dalam olahraga, pemerintah telah menyiapkan terobosan melalui pusat sport science dan pemulihan cedera bagi atlet di Cibubur Youth Elite Sport Center.
“Yang buat bangga, tadinya di rangking 64 sekarang sudah 32. Untuk atlet yang cedera, kita buat terobosan di Cibubur sebagai pusat sport science dan recovery, termasuk berbagai kebutuhan atlet,” kata Menpora Erick.
Dalam kesempatan tersebut, Menpora Erick menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan anggar sebagai salah satu cabang olahraga unggulan nasional.
“Pemerintah memasukkan anggar menjadi salah satu dari 21 cabang olahraga unggulan. Kita sedang revisi DBON nantinya. Karena anggar masuk, kita nanti akan fokus menjadikannya salah satu program jangka pendek, menengah, dan panjang,” ujar Menpora Erick.
Dengan masuknya anggar dalam daftar cabang olahraga unggulan, pemerintah berharap prestasi Indonesia di level Asia dan dunia semakin kompetitif dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita fokus membina atlet-atlet dengan target Olimpiade, Asian Games, atau SEA Games, dan tentu juga atlet-atlet muda. Mudah-mudahan kita bisa menciptakan atlet-atlet anggar yang baik dan berprestasi,” jelas Menpora Erick.





