Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Internasional > G7 Bahas Ketegangan Ukraina dan Kegagalan Target Vaksinasi COVID-19

G7 Bahas Ketegangan Ukraina dan Kegagalan Target Vaksinasi COVID-19

Internasional
Oleh : Hauri Yan

BAGIKAN :
G7 Bahas Ketegangan Ukraina dan Kegagalan Target Vaksinasi COVID-19

KABARINDO, LIVERPOOL - Menteri luar negeri dari negara-negara maju yang kuat di dunia bertemu di Liverpool akhir pekan ini ( 10-12 Desember 2021) untuk pembahasan yang didominasi oleh ancaman pembangunan militer Rusia di perbatasan Ukraina.

Menurut seorang juru bicara dari Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan, “Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sepakat akan dukungan mereka untuk Ukraina dan menyatakan keprihatinan mendalam tentang penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina.”

“Selain itu mereka mengatakan bahwa setiap serangan oleh Rusia akan menjadi kesalahan strategis yang akan menimbulkan konsekuensi serius,” tambahnya, "mereka juga sepakat tentang pentingnya membela dan mempromosikan kebebasan dan demokrasi dan perlunya kesatuan tujuan dari G7 untuk mencapai ini."

Kelompok yang terdiri dari Inggris, Prancis, Italia, AS, Kanada, Jerman, dan Jepang, serta Inggris ini berharap pertemuan di Liverpool ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk membuktikan relevansi kelompok ini. Pada masa kepemimpinan Donald Trump, Amerika Serikat tidak meluangkan banyak waktu untuk organisasi multilateral seperti G7.

Ketika para menteri luar negeri bertemu di Lancaster House pada bulan Mei lalu, ada pertanyaan nyata tentang masa depan G7 setelah empat tahun kepresidenan Trump dan dampak pandemi virus corona.

Tidak kalah penting dari krisis Ukraina adalah kemampuan organisasi ini untuk memenuhi agenda COVID-nya sendiri. 

Pada bulan Juni di Cornwall, para pemimpin G7 didesak untuk memvaksinasi dunia pada akhir 2022 tetapi gagal mencapai target mereka sendiri untuk menjamin satu miliar dosis untuk distribusi global.

Kemunculan dan persebaran varian baru Omicron hanya membuat kegagalan itu semakin mencolok. 

Penyelenggara mengatakan, selain kedua topik itu, kekerasan terhadap perempuan dalam konflik, masalah pembangunan, Ethiopia, Iran dan Balkan barat juga akan dibahas.

Pada hari Minggu (12/12), G7 akan mengadakan konferensi virtual dengan menteri luar negeri dan pembangunan negara-negara ASEAN, kecuali Myanmar. ***(Sumber: Skynews; Foto: Liverpoolexpress dan Mercopress)


RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER