Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Hiburan > Festival Film Fantasi Eropa Ke-29 Didominasi Film Horor 

Festival Film Fantasi Eropa Ke-29 Didominasi Film Horor 

Hiburan
Oleh : Hauri Yan

BAGIKAN :
Festival Film Fantasi Eropa Ke-29 Didominasi Film Horor 

KABARINDO, VOSGES – Festival Film Fantasi Internasional Gérardmer yang ke-29 baru saja mengumumkan sepuluh film yang bersaing untuk memperebutkan hadiah utamanya tahun ini.

Perayaan semua hal-hal yang horor dan fiksi-ilmiah di Eropa akan kembali ke Vosges, Prancis pada 26 Januari hingga 30 Januari, setelah edisi tahun lalu hanya diadakan secara daring karena COVID-19.

Kompetisi festival yang sangat dipuja oleh para penggemar hal-hal mistik itu tahun ini akan sangat ketat, dengan hanya dua film Amerika dan satu film Taiwan di daftar mereka. Mengikuti festival film ini harus siap menyaksikan desa berhantu, anak-anak dengan kekuatan gaib, dan ritual-ritual yang sangat jahat.

Juri Gérardmer 2022 akan diketuai oleh aktris, sutradara dan produser Julie Gayet, yang akan mengawasi pemilihan Grand Prix. Tahun lalu, pemenangnya adalah Brandon Cronenberg (putra sutradara terkenal di Cannes, David Cronenberg) untuk filmnya "Possessor".

Festival Film Fantasi Eropa Ke-29 Didominasi Film Horor (Foto: La Abuela/Sang Nenek)

Peserta Tahun Ini

Sutradara Spanyol Paco Plaza, yang dikenal dengan trilogi film horor "[Rec]," akan menampilkan "La Abuela," yang bercerita tentang seorang model yang meninggalkan hidupnya di Paris untuk merawat neneknya di Madrid. Hal yang membuat hidupnya menjadi mimpi buruk yang nyata.

Sementara itu, sutradara Eskil Vogt akan menampilkan "The Innocents," sebuah film thriller Norwegia tentang anak-anak dengan kekuatan supernatural.

Film "Eight for Silver" karya Sean Ellis dari Amerika, yang dibuat di Prancis, berkisah tentang desa pedesaan abad ke-19 yang dilanda kutukan setelah pembantaian keluarga Roma.

Juga berkisah tentang sebuah desa, sutradara Prancis Arnaud Malherbe ikut serta dalam film "Ogre". Dibintangi Ana Girardot, film ini menggambarkan peristiwa misterius seputar kedatangan seorang guru sekolah dan putranya di sebuah desa di Morvan.

Film-film lain yang diputar tapi tidak untuk bersaing mendapatkan hadiah di antaranya adalah "After Blue (Paradis sale)," oleh Bertrand Mandicor, dan "Chickenhare and the Hamster of Darkness," film-fiilm fitur fantasi animasi yang menyenangkan dan akan membuat penonton tertawa, daripada menutup mata mereka. ***(Sumber: Euronews/AFP; Foto: Gérardmer, La Abuela)


RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER