Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > BI Targetkan 17 Miliar Transaksi QRIS, 8 Negara, 45 Juta Merchant dan 60 Juta Pengguna

BI Targetkan 17 Miliar Transaksi QRIS, 8 Negara, 45 Juta Merchant dan 60 Juta Pengguna

Ekonomi & Bisnis | 20 jam yang lalu
Editor : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
BI Targetkan 17 Miliar Transaksi QRIS, 8 Negara, 45 Juta Merchant dan 60 Juta Pengguna

BI Targetkan 17 Miliar Transaksi QRIS, 8 Negara, 45 Juta Merchant dan 60 Juta Pengguna

KABARINDO, BANDUNG – Bank Indonesia pada 2026 menargetkan penggunaan QRIS sebanyak 17 miliar transaksi, memperluas penggunaan di 8 negara, digunakan oleh 45 juta merchant dan 60 juta pengguna,

“Target QRIS pada tahun ini adalah 17 miliar transaksi, 8 negara, 45 juta merchant dan 60 juta pengguna, sehingga menjadi 17-8-45 seperti tanggal kemerdekaan Indonesia,” ujar Willy Togi, Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia,dalam kegiatan “Capacity Building Media Jawa Timur 2026” yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Bandung pada Sabtu (14/2/2026).

Menurut ia, angka tersebut sebagai simbol semangat pemberdayaan dan perluasan akses sistem pembayaran digital ke seluruh lapisan masyarakat. Ia mengatakan, tahun 2026 menjadi momentum penting karena Bank Indonesia menetapkan target besar bagi QRIS.

Willy menjelaskan, strategi perluasan QRIS mengangkat tema Kemerdekaan yang diselaraskan dengan arah komunikasi pemerintah, yaitu kerakyatan (jumlah merchant dan didominasi UMKM), nasionalisme (jumlah pengguna dan transaksi yang mengedepankan inklusivitas) serta internasional (perluasan ke 8 negara).

Target tersebut mengacu pada capaian yang luar biasa pada 2025. Ia menyebutkan, hingga Desember 2025, data BI menunjukkan jumlah merchant yang menggunakan QRIS mencapai 42,75 juta, pengguna QRIS sebanyak 59,53 juta dan volume transaksi mencapai 15,51 miliar.

Willy memaparkan, target 17 miliar transaksi menunjukkan dorongan agar QRIS semakin banyak digunakan masyarakat dalam keseharian. Target 45 juta merchant menekankan bahwa semakin banyak yang menerapkan QRIS dalam bertransaks. Ia menyebutkan, mayoritas merchant QRIS adalah pelaku UMKM sebesar 95%. Kemudian untuk mencapai 60 juta pengguna, strategi yang ditempuh adalah memperluas edukasi dan sosialisasi yang dinilai cukup efektif.

Selain itu, BI juga menyiapkan program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia, Pekan QRIS Nasional serta kampanye dan promosi QRIS Tap.

Upaya lain untuk mencapai target adalah melakukan ekspansi internasional. D iantaranya dengan implementasi QRIS Cross Border (antar negara) ke Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang. Dari delapan negara yang ditargetkan, sebagian sudah terjalin kerja sama cross-border QR payment linkage. Saat ini, ada 4 negara yang sudah bekerja sama yaitu Thailand, Jepang, Malaysia dan Singapura. Willy mengatakan, perluasan negara mitra akan membuka potensi transaksi perdagangan dan wisata.

Ia menambahkan, tujuan QRIS Cross Border untuk memfasilitasi aktivitas perdagangan dan sektor pariwisata, khususnya bagi UMKM, serta memperkuat stabilitas makroekonomi melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.

“Caranya, turis negara mitra membayar menggunakan aplikasi negaranya dengan memindai QRIS di merchant Indonesia. Turis Indonesia membayar menggunakan aplikasi pembayaran Indonesia dengan memindai QR code pada merchant di negara mitra,” terang Willy.

Ia optimis, target 17 miliar transaksi, 8 negara mitra, 45 juta merchant dan 60 juta pengguna dapat tercapai dengan dukungan dan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, pelaku usaha maupun negara-negara mitra.


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER