Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Olahraga > Balapan Tak Mudah bagi Tim AF Corse 50 di Pembuka GTWCE

Balapan Tak Mudah bagi Tim AF Corse 50 di Pembuka GTWCE

Olahraga | 2 jam yang lalu
Editor : Gatot Widakdo

BAGIKAN :
Balapan Tak Mudah bagi Tim AF Corse 50 di Pembuka GTWCE

KABARINDO, JAKARTA--Awal musim GT World Challenge Europe berjalan dengan seru, namun sayangnya keseruan itu tidak melibatkan para pebalap Ferrari, terutama tim AF Corse 50.

Sean Gelael, Lilou Wadoux, dan Arthur Leclerc malah berkutat dengan problem yang mereka alami dan itu sangat memengaruhi hasil akhir lomba yang berlangsung di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, Sabtu (11/4).

Sean menjadi starting driver untuk tim AF Corse 50. Start dari P10 kelas Pro bisa dilalui dengan baik, karena Sean tak terlibat dua insiden beruntun di Tikungan 1 dan 2 yang menyebabkan Safety Car (SC) mesti menetralisir balapan selama sekitar 15 menit.

Begitu balapan dimulai lagi, Sean berada di sekitar P10 atau P11. Namun sayang, ketika ia mulai mendapatkan ritme lomba dan ingin beranjak naik, rekan setim Lance Stroll di tim Comtoyou Racing 18, Mari Boya, menabraknya.

Sean lalu melintir dan posisi lomba pun turun. Boya dan timmnya kemudian terkena penalti drive through.

Balapan Tak Mudah bagi Tim AF Corse 50 di Pembuka GTWCE

Setelah Sean hanya mengemudi selama satu stint, Wadoux kemudian mengambil alih lomba untuk dua stint sekaligus. Sayangnya lagi selama itu dia mengalami dua insiden, pertama sempat melintir dan kedua abai terhadap blue flag, di mana dia mesti memberi jalan kepada pebalap lain.

Karena abai itulah tim AF Corse 50 kena penalti 30 detik saat melakukan pit stop berikutnya, di mana itu dijalani saat penggantian dari Lilou ke Sean lagi.

Posisi lomba pun tambah menurun lagi. Setelah itu semua menjadi sulit untuk sekadar meraih poin di Top 10. Arthur sebagai pebalap terakhir yang turun untuk dua stint sekaligus juga akhirnya hanya mampu membawa tim ini finis di P12.

Keseruan itu sendiri terjadi ketika tim MANN-FILTER Mercedes-AMG kehilangan posisi pertama pada 10 menit terakhir. Padahal, mobil nomor 48 itu memimpin lomba selama 5 jam 50 menit.

Penyebabnya adalah performa apik Nicki Thiim bersama tim Comtoyou Racing. Pebalap Denmark yang mengendarai Aston Martin nomor 7 itu memanfaatkan SC yang masuk di sekitar 30 menit menjelang finis.

Setelah SC keluar trek dan balapan berlangsung normal, Thiim menempel Lucas Auer untuk memburu P1. Thiim akhirnya benar-benar menyusul Auer dan unggul saat finis hanya berselisih 0,806 detik.

Balapan Tak Mudah bagi Tim AF Corse 50 di Pembuka GTWCE

Putaran kedua GTWCE - Endurance Cup digelar di kandang Ferrari, Sirkuit Monza pada akhir Mei. Sean dan tim AF Corse tentu ingin bangkit di depan pendukung mereka.


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER