XL Axiata Gandeng Kemendesa; Dorong Produktivitas Daerah Tertinggal

XL Axiata Gandeng Kemendesa; Dorong Produktivitas Daerah Tertinggal

XL Axiata Gandeng Kemendesa; Dorong Produktivitas Daerah Tertinggal

Ajarkan pengelola UKM manfaatkan medsos

Surabaya, Kabarindo- Melalui program Sisternet, PT XL Axiata Tbk. berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk kalangan perempuan di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pelatihan untuk kaum perempuan pengelola atau pemilik UKM ini mengajarkan peserta tentang bagaimana memanfaatkan secara maksimal teknologi dan sarana digital untuk memacu produktivitas usaha atau bisnis mereka.

Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, mengatakan masih ada daerah yang termasuk tertinggal, di mana sebagian besar warganya mengalami tantangan hidup yang lebih berat. Salah satu penyebabnya, minimnya infrastruktur yang memungkinkan mereka bisa lebih mobile dan mengakses informasi.

“Sisternet bermitra dengan Kemendesa masuk ke sejumlah daerah tertinggal untuk membantu kaum perempuan setempat memanfaatkan infrastruktur jaringan data dan sarana digital untuk mendorong produktivitas mereka,” ujarnya.

Imam Mualim berharap, pelatihan ini akan memotivasi para peserta maupun masyarakat luas. Para peserta didorong untuk menularkan keahlian mereka t kepada warga di lingkungan masing-masing.

Para peserta di pelatihan di Manggarai Barat adalah pemilik atau pengelola UKM yang bergerak di bidang pembuatan makanan ringan, perikanan dan kerajinan tangan. Sedangkan peserta pelatihan di Boalemo adalah pengrajin kopiah Karanji khas Gorontalo, perajin kain sulaman Karawo serta pengasapan ikan Rowa dan ikan Fufu. Semua komunitas UKM yang mengikuti pelatihan ini merupakan binaan pemerintah daerah masing-masing.

Agar pelatihan berlangsung efektif, sebelumnya tim Sisternet dan Kemendesa telah melakukan survei di kedua daerah untuk mengetahui kebutuhan peserta di masing-masing daerah. Kedua daerah tersebut selama ini masih minim tersentuh sarana teknologi digital, karena belum banyak infrastruktur teknologi yang masuk ke sana.

Hingga saat ini sudah lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah yang mengikuti program literasi digital kerja sama XL Axiata dengan Kemendesa. Sebelumnya, kelas yang sama telah diselenggarakan di Pandeglang, Banten dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Sekitar 60% dari peserta pelatihan di dua pelatihan sebelumnya mengaplikasikan pengetahuan yang mereka terima untuk mendukung bisnis kecil yang mereka kelola. Sebagian dari mereka mulai merasakan manfaatnya, terutama dalam berpromosi dan pemasaran.

XL Axiata juga menyediakan Modul Pintar Sisternet yang berisikan informasi dan edukasi dalam bentuk konten video. Modul Pintar Sisternet dibuat sesuai dengan kebutuhan perempuan yang dikemas singkat dan padat informasi serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun melalui gadget. Kategori Modul Pintar yang bisa diakses antara lain Ibu dan Anak, Literasi Digital, Entrepreneurship dan lainnya. Keseluruhan informasi tersebut dapat diakses melalui https://www.sisternet.co.id/modulpintar.

Penulis: Natalia Trijaji