Qlue Bersama Pemkot Kupang; Wujudkan Kupang Smart City

Qlue Bersama Pemkot Kupang; Wujudkan Kupang Smart City

Qlue Bersama Pemkot Kupang; Wujudkan Kupang Smart City

Targetkan jumlah pengguna Qlue mencapai 22 ribu orang dengan jumlah laporan masyarakat yang masuk mencapai 30 ribu laporan per tahun

Surabaya, Kabarindo- Aplikasi pelaporan warga, Qlue, resmi dapat digunakan oleh warga Kota Kupang untuk melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial.

Hadirnya Qlue diharapkan akan meningkatkan layanan publik Pemkot Kupang, sehingga rencana mewujudkan Kupang sebagai kota modern dan destinasi wisata dapat berhasil sesuai visi Kupang yaitu Smart Governance, Smart Economy, Smart Environment, Smart Mobility dan Smart People & Living.

Peresmian aplikasi Qlue dilakukan oleh Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Chief Commercial Officer Qlue (CCO) Qlue, Maya Arvini, dalam “Festival Ayo Berubah!”. Festival ini adalah gebrakan terbaru dari Pemkot Kupang yang mengajak masyarakat untuk bergerak secara kolaboratif dalam mewujudkan Kupang yang modern, mandiri dan cerdas.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengatakan salah satu program Kupang Smart City adalah mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program pembangunan dan transformasi menuju kota cerdas. Untuk itu, Pemkot Kupang menggandeng Qlue guna mengoptimalkan pelayanan publik. Selain itu, pemkot akan mendapatkan data yang akurat untuk merumuskan kebijakan, sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemkot Kupang.

Masyarakat dapat melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial melalui Qlue, mulai dari sampah, lampu & rambu lalu lintas yang rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, tunawisma/pengemis, fasilitas anak, orang hilang, pedagang kaki lima liar, pelanggaran bangunan, iklan liar, permintaan fogging DBD, masalah kesehatan hingga laporan kebakaran. Semua laporan akan ditindaklanjuti oleh tim Quick Response dari tujuh Organisasi Perangkat Daerah, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Kebakaran. Untuk tahap awal, Pemkot Kupang telah menyiapkan 200 orang tim Quick Response untuk menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dan akan terus berkembang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Seluruh laporan masyarakat akan masuk ke dalam Dashboard Kupang Smart City yang dioperasikan oleh Pemkot Kupang dan secara otomatis diteruskan kepada tim operasional di lapangan untuk ditindaklanjuti. Laporan masyarakat yang masuk juga akan menjadi data yang berharga bagi Pemkot Kupang, untuk menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan pembangunan kota. Jefri mengajak warga untuk berpartisipasi aktif melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dalam mewujudkan Kupang Smart City.

Jefri mengajak masyarakat Kupang untuk memanfaatkan Qlue dengan baik. Ia menargetkan pengguna aplikasi Qlue di Kota Kupang mencapai 22 ribu pengguna dengan jumlah laporan masyarakat yang masuk mencapai 30 ribu laporan hingga akhir tahun.

Qlue mendapatkan dukungan dari GSM Association (GSMA) untuk fokus mengembangkan solusi smart city di Kupang, Makassar dan Bandung. Qlue menawarkan berbagai solusi teknologi mulai dari Smart City Dashboard, CCTV Integration and Analysis hingga QlueWork, fitur Qlue untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif. Program GSMA ini didukung oleh Departemen International Britania Raya dan pemerintah Australia.

Founder & Chief Executive Officer Qlue, Rama Raditya, menjelaskan Qlue bangga mendapatkan kesempatan untuk mendukung berbagai program Pemkot Kupang untuk membenahi pelayanan publik dan mewujudkan smart city. Pertumbuhan ekonomi Kota Kupang yang mencapai 6,75% pada 2018 lalu harus sejalan dengan pengelolaan kota menuju smart city. Untuk itu, Qlue hadir memberikan solusi smart city yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat Kupang membangun Kupang Smart City. Solusi teknologi Qlue memudahkan masyarakat untuk melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dengan menggunakan ponsel pintar. Pemkot Kupang juga dapat menerima informasi dari masyarakat secara cepat dan akurat.

“Dengan platform Qlue, Pemkot Kupang dapat semakin cepat menerima laporan warga serta memetakan potensi permasalahan di kota tersebut dalam satu dashboard. Semua data yang terkumpul dalam dashboard akan memudahkan Pemkot Kupang untuk merumuskan kebijakan dalam pembangunan kota. Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence (kecerdasan buatan/AI), Internet of Things (IoT) dan integrasi data untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota,” katanya.

Penulis: Natalia Trijaji