Peringati Hari Kartini; Arisan Mapan Perkenalkan 21 Ketua Arisan

Peringati Hari Kartini; Arisan Mapan Perkenalkan 21 Ketua Arisan

Peringati Hari Kartini; Arisan Mapan Perkenalkan 21 Ketua Arisan

Sebagai sosok #KartiniJuara masa kini yang bantu wujudkan impian 2,5 juta keluarga Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Dalam rangka memperingati bulan Kartini, Arisan Mapan, jaringan arisan terbesar di Indonesia, telah meluncurkan kampanye #KartiniJuara.

#KartiniJuara merupakan bagian dari program 1 Hari 1 Cerita, persembahan kumpulan kisah inspiratif para Ketua Arisan sebagai sosok pahlawan di Arisan Mapan. Berlangsung hingga tanggal 30 April nanti, akan ada 21 sosok Ketua Arisan Mapan yang terpilih mewakili sosok Kartini Juara masa kini bagi komunitas sekitarnya.

Di Arisan Mapan, mayoritas Ketua Arisan merupakan para perempuan yang datang dari berbagai latar belakang dengan prinsip gotong royong. Figur Ketua Arisan Mapan patut diakui sebagai sosok Kartini era masa kini yang turut andil dalam mandiri mengatur keuangan keluarga, memenuhi kebutuhan keluarga hingga mewujudkan impian sesama. Hingga kini tercatat 200 ribu Ketua Arisan yang telah membantu mengembangkan komunitas serta memberikan dampak positif kepada lebih dari 2,5 juta keluarga Indonesia.

“Sosok Ketua Arisan berperan penting dalam memberikan inspirasi dan mendorong pertumbuhan komunitas Arisan Mapan. Karena itu, kami terus berkomitmen untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi Ketua Arisan dalam mengembangkan dirinya dan jaringannya. Pada bulan kelahiran Kartini ini, kami ingin memberikan apresiasi terhadap Ketua Arisan Mapan yang telah menjadi sosok ‘Kartini’ masa kini bagi lingkungannya. Kami percaya 21 sosok inspiratif ini bisa mewakili 200 ribu sosok Ketua Arisan lainnya,” kata Hendra Tjanaka, CEO Mapan.

Risyanti Dewi, Ketua Arisan asal Depok, telah membantu mewujudkan impian lebih dari 300 anggotanya sejak 2016. Selama perjalanan hampir tiga tahun ini, lingkungan sekitar tempat tinggalnya telah menjelma menjadi kampung “Mapan”. Hampir semua rumah di sekitarnya telah terisi dengan alat-alat kebutuhan yang diperoleh dari Arisan Mapan.

“Saya terharu melihat reaksi para anggota yang begitu senang akhirnya bisa mendapatkan kebutuhan rumah tangga, terlebih alat-alat kebutuhan yang sulit dijangkau jika harus membeli langsung. Ada anggota saya yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling ikut arisan untuk mencicil laptop. Dia memiliki impian agar anaknya bisa lebih maju dari bapaknya sehingga dibelikan laptop untuk keperluan sekolah. Ada juga tetangga saya masih SMP yang ingin belajar menabung lewat arisan untuk membeli sepatu sekolah baru. Saya berharap bisa terus memberikan motivasi dan inspirasi kepada Ketua Arisan lainnya guna mewujudkan lebih banyak impian keluarga Indonesia,“ ujar Dewi.

Neny, Ketua Arisan Mapan asal Banyuwangi, sejak dulu senang berbagi ilmu dan pengalaman kepada sekitarnya. Ia percaya, kegiatan ini akan mengasah kemampuannya dalam skill komunikasi. Berkat teknologi Arisan Mapan dan media sosial yang mendukung, Neny berhasil merekrut lebih dari 250 anggota untuk mewujudkan impian bersama.

Astri, ibu dari dua anak yang merantau di Depok, telah berhasil mengembangkan komunitas sejak 2016 serta mengajak ibu-ibu untuk mendapatkan alat-alat kebutuhan rumah tangga dengan lebih dari 200 Ketua Arisan Mapan bergabung di Kelurahan Pancoran Mas. Kini ia juga dipercaya untuk menjadi salah satu pengajar di Kelas Mapan, suatu wadah yang digagas oleh para Ketua Arisan agar bisa menjadi perempuan yang lebih maju, mandiri dan produktif. “Saya sangat senang dapat terus memberikan inspirasi dan berbagi pengalaman terhadap para Ketua Arisan lainnya, apalagi dengan adanya Kelas Mapan yang mendukung perkembangan komunitas Ketua Arisan Mapan untuk mewujudkan impian,” tutur Astri yang meskipun tidak berlatar belakang pendidikan tinggi, ia bisa membuat bangga ibunya sebagai sosok Ketua Arisan Mapan yang inspiratif.

Penulis: Natalia Trijaji