Pameran Powermax dan Smart Agri 2019; Dorong Industri Energi & Agro

Pameran Powermax dan Smart Agri 2019; Dorong Industri Energi & Agro

Pameran Powermax dan Smart Agri 2019; Dorong Industri Energi & Agro

Dukung program dan kebijakan pemerintah

Surabaya, Kabarindo- PT Myexpo Kreasi Indonesia menggelar pameran bertajuk Industrial Energy, Powermax dan Smart Agri 2019 yang berlangsung selama 2-4 Oktober 2019 di Grand City Convex Surabaya.

Pameran tersebut bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang mendukung dalam mengundang buyers melalui 98 KBRI Indonesia di luar negeri. Event ini juga didukung oleh Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan SKK Migas.

Menurut Pimpinan PT Myexpo Kreasi Indonesia, Mohammad Sofie Abdul Hasan, pameran tersebut bertujuan mendorong pengembangan industri energi dan agro. Potensi industri ini cukup besar di Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah.

Event tersebut juga dalam rangka mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam pembangunan proyek ketenagalistrikan dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028 serta upaya dalam peningkatan ekspor dan investasi di bidang ketenagalistrikan energi baru, terbarukan, migas, pertambangan dan manufaktur otomatisasi serta industri dan fasilitas pendukungnya.

“Pameran dan konferensi ini terlaksana bersama dengan industri agrikultural serta perkebunan yang mencakup hulu hingga hilir,” ujar Abdul Hasan.

Pameran kali ini menghadirkan project owner dalam negeri dan investor dari lokal maupun internasional, eksportir, produsen serta buyer dari luar negeri untuk dapat memanfaatkan produk dalam negeri. Juga menghadirkan lembaga keuangan serta mempertemukan project owner dengan calon investor serta mempertemukan produsen dalam negeri dengan calon buyer dari luar negeri.

Selain diadakan pameran, berlangsung konferensi dengan tema Industrial Energy bersama para profesional di bidang masing-masing untuk menyampaikan kemajuan, kebijakan, proyeksi energi dan pendanaan di sektor tersebut. Antara lain oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian ESDM, PLN dan SKK Migas.

Selain itu digelar konferensi agrikultur oleh Kementerian Perindustrian RI, Badan Litbang Pertanian, Alsintan, Kementerian Koordinator dan Bidang Perekonomian serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya.

“Kami berharap pameran ini dapat dioptimalkan dan bermanfaat bagi seluruh stan yang berpartisipasi, buyers maupun para pemain industri terkait,” ujar Abdul Hasan.

Penulis: Natalia Trijaji