Mangga Muda; Drama Komedi Ringan & Menghibur, Gambarkan Realita di Masyarakat

Mangga Muda; Drama Komedi Ringan & Menghibur, Gambarkan Realita di Masyarakat

Mangga Muda; Drama Komedi Ringan & Menghibur, Gambarkan Realita di Masyarakat

Dibintangi Tora Sudiro, Alexandra Gotardo, Gary Iskak, Nafa Urbach, Ajun Perwira, Pasha van Krab dan Niniek L.Karim

Surabaya, Kabarindo- Industri perfilman Indonesia makin semarak dengan hadirnya film-film baru, baik bergenre horor, drama maupun drama komedi.

Kini hadir Mangga Muda bergenre drama komedi produksi Lingkar Timur yang dirilis pada 23 Januari. Gala premier film ini sudah berlangsung di Jakarta pada Minggu (19/1/2020) disusul di Surabaya pada 27 Januari 2020 dengan nonton bareng yang diadakan oleh komunitas Enlogy.

Gala premier di Sutos Surabaya dihadiri oleh Gary Iskak, Ajun Perwira, Pasha van Krab, Sayudi Ucul dan Leonard Angga Kusuma, Founder Enlogy.

Menurut Angga, acara tersebut merupakan upaya untuk mendukung perfilman nasional sebagai salah satu visi-misi Enlogy dalam mendukung karya-karya anak bangsa. Latar belakang komunitas ini adalah new aplikasi start up berbasis entertaiment yang mendukung musik, film, fashion dan lain-lain.

“Dengan nobar Mangga Muda ini, saya ingin menunjukkan Enlogy bukan hanya berbicara bisnis, tapi juga mendukung karya-karya anak bangsa. Saya yakin untuk seterusnya, masyarakat akan melihat banyak sekali karya anak bangsa yang bersinar,” ujarnya.

Angga mengajak masyarakat untuk menonton Mangga Muda yang tayang di seluruh bioskop di Indonesia. Ia mengatakan, film ini ringan, menghibur dan memiliki pesan moral di dalamnya. Mangga Muda menggambarkan realita masyarakat menengah ke bawah dengan berbagai dinamika dalam kehidupan sehari-hari.

Mangga Muda disutradarai oleh Girry Pratama, dibintangi oleh Tora Sudiro sebagai Agil, Alexandra Gotardo (Yuli), Gary Iskak (Kamal), Nafa Urbach (Siska), Ajun Perwira (Umar/Nyoman), Pasha van Krab (Kasman), Niniek L.Karim (ibu Luli), Sayudi Ucul (Ucul) dan penampilan spesial Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebagai Manajer Gemah Ripah.

Film Mangga Muda menceritakan tentang Agil (Tora Sudiro), seorang sopir taksi yang mempunyai istri cantik bernama Luli (Alexandra Gottardo), karyawati salon kecantikan. Mereka sibuk mencari uang sehingga lama belum dikaruniai bayi. Lalu Agil berjanji jika Luli hamil, ia akan menuruti semua keinginannya. Doanya terkabul. Luli hamil. Ia sangat gembira sekaligus cemas. Pada suatu pagi, ia menemukan brosur iklan mobil di bawah bantal istrinya. Ia bertanya pada Luli apakah benar-benar ingin memiliki mobil itu dan dijawab ya. Agil kemudian berupaya keras untuk memenuhi keinginan istrinya sampai-sampai terlibat dalam perampokan yang gagal.

Gary mengatakan, Mangga Muda merupakan film yang bagus dan layak ditonton. Ceritanya ringan dan menghibur. Ia mengaku menikmati perannya sebagai Kamal, orang Batak, komplit dengan logatnya.

Begitu pula Pasha van Krab yang menjadi orang Jawa bernama Kasman. Ia mengaku belajar bahasa Jawa dari teman-temannya dari Surabaya. “Ya, sedikit-sedikit bisalah,” ujarnya lalu tertawa.

Penulis: Natalia Trijaji