Jaringan Telekomunikasi Program USO XL Axiata; Layani Pedalaman Sumbawa

Jaringan Telekomunikasi Program USO XL Axiata; Layani Pedalaman Sumbawa

Jaringan Telekomunikasi Program USO XL Axiata; Layani Pedalaman Sumbawa

Terdapat 6 lokasi BTS program USO di Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat dan Bima

Surabaya, Kabarindo- Sejak Januari 2018, PT XL Axiata Tbk. telah mengoperasikan semua jaringan telekomunikasi USO (universal service obligation) yang tersebar di 40 lokasi di 4 provinsi.

Di Nusa Tenggara Barat (NTB) terdapat 6 lokasi BTS program USO dari XL Axiata, masing-masing di Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Bima.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya, mengatakan pihaknya bisa terus membangun dan ikut memajukan wilayah NTB dan Sumbawa khususnya dengan menempatkan BTS USO di 5 titik. Diharapkan, masyarakat di sekitar BTS-BTS USO bisa memanfaatkan sarana telekomunikasi secara bijak dan maksimal.

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin, mengapresiasi upaya XL Axiata yang sudah membantu program pemerintah dalam menyediakan jaringan telekomunikasi di daerah terpencil yang sama sekali belum terjangkau layanan telekomunikasi.

“Sarana telekomunikasi yang kini menjangkau desa-desa tersebut telah dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, pertanian, perdagangan maupun pendidikan,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Jumat (16/3/2018).

Musyafirin menambahkan, kini masyarakat desa bisa berkomunikasi dengan pembeli hasil bumi mereka di luar daerah guna mendapatkan harga yang bagus. Sebelumnya, masyarakat harus datang dan membawa dagangannya ke kota terdekat untuk menjual hasil bumi. Mereka juga bisa berkomunikasi secara intens dengan keluarga di luar Sumbawa.

Sejak jaringan USO di keenam lokasi di Sumbawa beroperasi, sekitar 3.000 pelanggan baru telah memanfaatkannya. Di Kabupaten Bima, BTS program USO berada di Desa Kawuwu, Kecamatan Palibela. Di Kabupaten Sumbawa Barat berada di Desa Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang. BTS lainnya di Kabupaten Sumbawa, yaitu Desa Lebangkar, Desa Ranan dan Desa Lawin yang sama-sama berada di Kecapatan Ropang. Satu BTS lagi di Desa Lebin, Kecamatan Leangguar. Masyarakat di masing-masing desa mayoritas adalah petani yang menanam jagung.

Semua desa lokasi program BTS USO tersebut berada di daerah yang termasuk terpencil. Jarak tempuh dari ibu kota kabupaten lebih dari 45 km dan perlu lebih dari 3 jam untuk mencapai lokasi. Kondisi jalan darat menuju lokasi sebagian besar berupa jalan tanah dan batu. Sementara itu, jarak dari Mataram, ibu kota NTB, antara 115 km-295 km.

BTS program USO di setiap lokasi tersebut dilengkapi menara antena setinggi 30 meter untuk memancarkan sinyal ke handphone warga. BTS ini memiliki daya jangkau sinyal dengan kualitas bisa mencapai radius 1 km. Untuk koneksi ke jaringan XL Axiata, site tersebut menggunakan koneksi melalui satelit. Sebuah parabola berukuran sedang menjadi perangkat untuk menghubungkan site dengan jaringan XL Axiata. Sebagai sumber energi untuk menghidupkan semua perangkat, digunakan listrik yang berasal dari tenaga matahari atau solar cell.

Saat ini di wilayah NTB, XL Axiata memiliki lebih dari 2,7 juta pelanggan yang didukung lebih dari 1.700 BTS, sekitar 20%-nya merupakan BTS 4G. Secara nasional, hingga akhir 2017 lalu, jaringan XL Axiata di seluruh Indonesia telah didukung lebih dari 100 ribu BTS. Sekitar 65%-nya merupakan BTS 3G & 4G untuk mendukung layanan data dan 35% merupakan BTS 2G. Layanan Data XL Axiata telah menjangkau sekitar 93% penduduk Indonesia, sedangkan layanan 2G telah menjangkau lebih dari 93% populasi.

 

Penulis: Natalia Trijaji