IFI Surabaya Tampilkan Sharing Session; Bersama Musisi Mr.D Secara Daring

IFI Surabaya Tampilkan Sharing Session; Bersama Musisi Mr.D Secara Daring

IFI Surabaya Tampilkan Sharing Session; Bersama Musisi Mr.D Secara Daring

Rayakan ajang musik internasional Fete de la Musique

Surabaya, Kabarindo- Setelah absen sekian tahun, Institut Français Indonesia (IFI) Surabaya turut merayakan ajang musik internasional Fête de la Musique (Pesta Musik) pada tahun ini dengan mengundang arek Suroboyo multi talenta untuk berbagi pengalaman.

Pramenda Krishna, Penanggungjawab Budaya & Komunikasi IFI Surabaya, mengatakan acara ini juga menjadi acara seni budaya IFI Surabaya yang berlangsung secara daring di tengah pandemi Covid-19. Sementara kantor IFI Surabaya masih tutup, aktivitas berlanjut secara daring, diantaranya kelas bahasa Prancis, workshop kreatif dan diskusi.

“Ini acara pertama kami yang mengundang seniman sebagai narasumber dan penampil,” ujarnya.

Krishna menjelaskan, Doddy Hernanto atau dikenal sebagai Mr.D, merupakan musisi yang juga inovator gitar dengan sentuhan teknologi. Mr.D mengungkapkan bakat terpendam lainnya selama 3 tahun terakhir, yaitu seni rupa. Pria asal Surabaya ini membuat sketsa berciri khas 'chiarascuro' putih di atas hitam dengan sentuhan teknologi augmented reality (AR), menjadikannya karya audio visual diiringi musik ciptaannya.

Bagaimana ia berkarya dan terus kreatif ? Mr. D berbagi pengalaman serta dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar musik dan karya seni rupanya pada Hari Musik Dunia, Fête de la Musique pada Minggu (21/6/2020) pukul 16.00 WIB melalui aplikasi Zoom.

Pada awal acara, Mr.D bermain musik dengan gitarnya. Selanjutnya, ia berbagi pengalaman dalam bermusik, menciptakan gitar inovatif dengan sentuhan teknologi dan karya seni rupanya yang ia sebut sebagai sketsa bergerak. Pada sesi kedua diadakan tanya jawab dengan audiens.

Fête de la Musique atau juga dikenal dengan World Music Day digelar di berbagai negara. Di Indonesia, jaringan Prancis yang ikut mengadakannya adalah IFI Surabaya dan IFI pusat Jakarta pada Minggu (21/6/2020) pukul 15.00-21.00 WIB, dengan mengundang para musisi untuk tampil dalam Konser Musik Online secara langsung (live) melalui Facebook Institut Français d’Indonesie dan kanal Youtube IFI.

Para musisi yang tampil antara lain band Prancis pilihan FAIR 2020 yaitu Macadam Crocodile. Juga digelar konser yang bekerja sama dengan SRM dengan menampilkan grup musik Indonesia Tanayu, DEKAT, Ballads of The Cliché dan Rangkai. Selain itu, IFI Jakarta mengadakan Lomba Karaoke online yang dapat diikuti oleh siapa saja untuk merayakan Pesta Musik tersebut.

Fête de la Musique dicetuskan pada 1982 oleh Jack Lang, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan Prancis. Fête de la Musique jika diterjemahkan artinya Pesta Musik. Istilah yang dipakai dari utak-atik permainan kata Prancis ‘faîtes’ yang berarti ‘mainkanlah’, lalu beralih ke homofonnya yaitu ‘fête’ yang berarti ‘pesta.

Acara ini awal mulanya diadakan di Prancis sebagai ajang tahunan perayaan musik tiap 21 Juni bagi siapa saja, di mana saja. Di negara asalnya, Pesta Musik digelar setiap tahun pada 21 Juni di mana seluruh penjuru kota-kota di Prancis memainkan musik, baik musisi profesional maupun amatir, di dalam ruangan maupun di jalanan. Pada hari itu di Prancis adalah hari yang siang harinya terpanjang dan malam hari terpendek dalam setahun.

Mulai 1985, acara tersebut juga diadakan di luar Prancis. Dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, ajang perayaan musik ini diselenggarakan di 85 negara di 5 benua dan pada 2017, Fête de la Musique diadakan di lebih dari 120 negara. Semakin banyak yang ikut merayakan acara populer ini hingga menggema melintasi batas-batas negara.

Penulis: Natalia Trijaji