Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Gaya hidup > Tips Sehat & Nyaman Selama Kehamilan Hingga Persalinan

Tips Sehat & Nyaman Selama Kehamilan Hingga Persalinan

Gaya hidup
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Tips Sehat & Nyaman Selama Kehamilan Hingga Persalinan

Tips Sehat & Nyaman Selama Kehamilan Hingga Persalinan

Surabaya, Kabarindo- Tentang Anak, ekosistem parenting dan tumbuh kembang anak di Indonesia, telah menggelar webinar untuk mengedukasi calon orang tua yang sedang menanti kehadiran buah hati atau masih dalam proses kehamilan dan sedang mempersiapkan persalinan.

dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, dokter spesialis anak yang juga founder Tentang Anak Official, mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada kesehatan anak setelah lahir, tetapi sejak awal proses kehamilan, bahkan sejak perencanaan kehamilan. Hal ini karena 80% perkembangan otak terjadi pada 1.000 hari pertama dan itu bukan setelah bayi lahir, melainkan sejak di dalam kandungan.

“Kami berharap dapat mendampingi perjalanan ayah bunda sejak proses awal kehamilan, sehingga orang tua dapat percaya diri dan tenang dalam melewati journey kehamilan hingga pengasuhan anak,” ujarnya.

dr. Darrell Fernando, SpoG MRCOG, MM, MARS, sebagai narasumber mengatakan penting bagi setiap calon orang tua yang sedang mempersiapkan persalinan untuk terus meng-update terkait perkembangan informasi dan pengetahuan di setiap usia kehamilannya agar bisa relevan dengan kondisi yang sedang dialami. Tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan mental orang tua, khususnya ibu selama proses kehamilan hingga setelah melahirkan nanti.

“Jika mengalami gejala gangguan jiwa seperti sering menangis, merasa hampa, tidak dapat beraktivitas, mendengar suara, cemas berlebih, segera konsultasikan diri ke dokter dan ahlinya,” ujarnya.

Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan guna menjaga kesehatan dan kenyamanan selama proses kehamilan, yaitu:

*Kontrol kehamilan sesuai dengan jadwal, termasuk untuk pemeriksaan USG minimal 4x selama kehamilan. Yaitu ketika trimester I (usia 10-13 minggu), trimester II (usia 20-24 minggu) serta trimester III (usia 28-31 minggu dan 36 minggu).

* Perhatikan nutrisi dan pola makan dengan gizi seimbang. Tidak ada makanan superior atau paling bagus dibandingkan makanan yang lainnya. Ibu hamil dapat mengonsumsi variasi jenis makanan untuk memenuhi kecukupan gizi.

* Konsumsi vitamin sesuai anjuran dokter. Kebutuhan vitamin ibu hamil termasuk zat besi, asam folat dan vitamin D. Namun sebelum mengonsumsi ini semua, ibu hamil wajib berkonsultasi dengan dokter.

* Berolahraga. Usahakan untuk beraktivitas fisik sebanyak 150 menit dalam seminggu atau 20-30 menit setiap hari dan hindari aktivitas berat seperti lompat-lompat.

* Mengenali tanda bahaya setiap trimester seperti muntah hebat, pendarahan, kontraksi atau nyeri perut hebat, pecah ketuban, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, tidak merasakan gerakan janin dan kejang.

* Persiapan ASI sejak kehamilan. Orang tua dapat mengonsultasikan kondisi medis ke dokter, bidan, konselor laktasi sejak hamil. Orang tua dan lingkungan juga dapat menciptakan suasana nyaman, dukungan penuh dan menghindari stres agar proses memberikan ASI dapat berjalan lancar. Kecukupan gizi ibu dan inisiasi menyusui dini (IMD) juga berperan penting dalam memberikan ASI.


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER