Tersangkut Kasus, Pangeran Andrew Lepas Berbagai Gelar dan Pangkat

Tersangkut Kasus, Pangeran Andrew Lepas Berbagai Gelar dan Pangkat

KABARINDO, LONDON –  Istana Buckingham hari Kamis (13/1) menyatakan bahwa Pangeran Andrew, Duke of York, telah meninggalkan berbagai afiliasi militer dan patronase kerajaan.

Langkah itu dilakukan setelah pengacara Andrew gagal membujuk hakim AS untuk membatalkan gugatan perdata terhadapnya yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual.

Artikel terkait: Pangeran Andrew Didakwa Pelecehan Seksual di AS

"Dengan persetujuan dan kesepakatan Ratu, afiliasi militer Duke of York dan perlindungan Kerajaan telah dikembalikan ke Ratu," demikian isi pernyataan Istana Buckingham itu, "Duke of York tidak akan melanjutkan tugas publiknya dan akan membela [dirinya dalam] kasus ini sebagai warga negara (rakyat biasa -red.)."

Sebuah sumber kerajaan mengatakan Andrew tidak akan lagi menggunakan gelar 'Yang Mulia' dalam kapasitas resmi apa pun dan peran lainnya akan didistribusikan di antara anggota keluarga kerajaan lainnya. 

Gelar dan jabatan yang dilepas tidak akan dikembalikan ke Pangeran Andrew.

Lepasnya Pangkat Militer 

Sang Duke memiliki karir 22 tahun di Angkatan Laut Kerajaan, dan menjabat sebagai pilot helikopter selama Perang Falklands. Dia juga pernah memimpin kapal penanggulangan ranjau HMS Cottesmore.

BBC mencatat, ia kehilangan sembilan pangkat militer Inggris, termasuk pangkat Kolonel Pengawal Grenadier - salah satu resimen infanteri paling senior di tentara Inggris, dan empat gelar kehormatan militer di luar negeri.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan menolak memberi komentar tentang gelar militer adipati yang dikembalikan kepada Ratu, dan mengatakan itu adalah urusan Istana.

Namun, keputusan pelepasan pangkat militer itu bisa jadi dipicu oleh surat tuntutan dari kelompok penekan anti-monarki Republic yang meminta Ratu untuk melucuti Pangeran Andrew dari delapan gelar militer Inggrisnya. Surat ini ditandatangani oleh lebih dari 150 veteran Angkatan Laut, RAF dan Angkatan Darat Kerajaan pada hari Kamis.

Letnan Stuart Hunt, 52, yang bertugas di Resimen Tank Kerajaan 1 dan menandatangani surat itu, mengatakan kepada kantor berita PA: "Saya senang dia tidak terkait dengan militer sekarang. Apakah dia bersalah atau tidak, dia telah mencemarkan nama baik ... Dia tidak pantas untuk melayani di peringkat kehormatan. Dengan masuk ke situasi seperti itu, dia telah melepaskan semua haknya."

(Foto: Pangeran Andrew menjabat sebagai pilot helikopter Angkatan Laut Kerajaan selama 22 tahun -BBC/PA)

Jabatan Patronase juga Hilang

Tugas patron atau pelindung kerajaan adalah membawa publisitas untuk suatu tujuan atau layanan. Pangeran Andrew dulunya adalah pelindung sekitar 200 badan amal dan organisasi.

Setelah wawancara BBC yang kontroversial pada tahun 2019, di mana dia membantah tuduhan bahwa dia berhubungan seks dengan Virginia Giuffre, banyak institusi yang memilih untuk memutuskan hubungan dengannya.

Jabatan patronase ini sekarang telah dikembalikan ke Ratu dan akan didistribusikan kembali ke anggota Keluarga Kerajaan lainnya. ***(Sumber dan foto: Reuters, BBC)