Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > Terapi Boneka Untuk Anak; Efektif&Komunikatif

Terapi Boneka Untuk Anak; Efektif&Komunikatif

Berita Utama
Oleh : ARUL Muchsen

BAGIKAN :
Terapi Boneka Untuk Anak; Efektif&Komunikatif

Terapi Boneka Bagi Anak-Anak Kebutuhan Khusus seperti ADHD, Autis, Down Syndrom-DS, Sulit Konsentrasi sampai yang depresi.

KABARINDO, GROGOL, JAKARTA-  Anak Anda punya gejala itu? Sulit konsentrasi, suka berimajinasi berlebihan, mania gadget sehingga sulit belajar ?

Mengapa tidak ke RSJ Grogol (Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat)? 

Jangan cemas apalagi minder karena sebutan sinting apalagi gila sudah berganti jadi ODGJ yakni Orang Dengan Gangguan Jiwa.

Bagaimana kalau menimpa anak kita yang sulit bicara, tidak bisa berkonsentrasi sampai punya ketergantungan dengan gadget atau televisi?

DR. DR. SUZY YUSNA DEWI, SP.KJ (K)
Kepala Instalasi Anak dan Remaja
kemarin Selasa (11/1) sumringah dan senang sekali kedatangan sahabat-sahabatnya daei SAI - Sahabat Anak Indonesia.

Ada kaka Fefe dengan bonekanya yang menguasai Ventriloquism (seni pertunjukan suara perut) dan Kak AL Ketum Koalisi Anak Madani.

"Terapi boneka jadi penunjang pengobatan apalagi anak yang sulit bicara/berkomunikasi. Saya gembira dan senang anak-anak ADHD, Autis, DS dan Sulit Konsentrasi bisa terhibur, berinteraksi dengan cerita-cerita hormat pada orang yang lebih tua sehingga ke depannya instalasi kami ingin buat kerjasama intens, " paparnya yang seorang Psikiater Anak senior didampingi DR, Dr Issa dan para terapis lainnya.

Sementara itu dalan obrolan wag chat, kaka Fefe menuliskan.

"Saya awalnya kaget karena sebagian besar anak dan remaja, mereka aktif semuanya. Saat mereka masuk ke kelas, saya hanya bisa berdoa agar mereka bisa tenang, fokus pada kegiatan ini. Awalnya saat lihat boneka mereka heboh semua dan susah dikendalikan. Dan saya bersyukur ternyata anak-anak di kelas setelah saya bilang, boneka tidak akan keluar kalau tidak tenang, mereka langsung tenang," tulisnya.

Lanjut Kak Fefe tulis bahwa ia bersama dua bonekanya (Willy dan Opa Jeje) bisa membuat anak-anak tenang dan fokus. 

Fakta unik bahwa sebelumnya saat di ajak bicara oleh kak Al, beberapa anak tidak peduli, namun saat anak-anak ditanya oleh boneka saya, spontan mereka jawab dan ikuti perintah. Ini membuktikan bahwa boneka bisa jadi media terapi kefokusan dan belajar ketaatan untuk semua anak-anak (tidak hanya anak spesial tapi semua anak) tapi harus bisa membuat ilusi bahwa boneka seolah-olah hidup sendiri, bukan dari kak Fefe.

"Terapi boneka bisa diterapkan di sekolah-sekolah TK, SD dan SMP bahkan terapi untuk orangtua dan para terapis anak autis atau DS.


RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER