Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Sharp Indonesia Serius Garap Pasar Notebook; Siap Tingkatkan Penjualan pada Kuartal II/2021

Sharp Indonesia Serius Garap Pasar Notebook; Siap Tingkatkan Penjualan pada Kuartal II/2021

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Sharp Indonesia Serius Garap Pasar Notebook; Siap Tingkatkan Penjualan pada Kuartal II/2021

Sharp Indonesia Serius Garap Pasar Notebook; Siap Tingkatkan Penjualan pada Kuartal II/2021

Dynabook hadirkan beberapa varian produk, berusaha menembus omzet penjualan Rp.12 triliun setahun

Surabaya, Kabarindo- Sharp Indonesia optimis mampu meningkatkan penjualan notebook pada kuartal II tahun ini. Untuk itu, Sharp Indonesia akan serius menggarap pasar notebook dengan meluncurkan produk-produk yang variatif.

Pada Februari lalu, Sharp Indonesia mengeluarkan Dynabook Satellite tipe C-40 guna memberikan pilihan produk bagi konsumen dari segi fitur maupun harga. Produk ini menyusul kesuksesan lini produk pertama Satellite tipe L-40 G pada 17 Agustus 2020 lalu.

Ardy, Head of Marketing AUVI Product Strategy Division, mengatakan pada akhir Juni 2020 lalu, Sharp Corp. secara resmi mengakuisisi 100% Dynabook Inc., anak usaha Toshiba yang fokus pada produk notebook dan laptop. Di bawah merek Sharp, Dynabook agresif memasuki pasar yang kian berkembang pada masa pandemi, khususnya di pasar notebook Indonesia.

“Indonesia memiliki pasar yang besar dengan angka penjualan sekitar 120.000 unit per bulan dengan nilai sebesar Rp.600 miliar. Sebesar 80 % pangsa pasar didominasi oleh produk di bawah Rp.7 juta dan 20% untuk kategori produk di atas Rp.7 juta,” ujarnya.

Guna menjawab tantangan dari keadaan pasar notebook di Indonesia, Sharp Indonesia melalui Dynabook menghadirkan beberapa varian produk, mulai dari harga Rp.8 juta-Rp.16 juta yang menargetkan kelas menengah dan premium. Juga siap memperluas pangsa pasar dengan masuk ke pasar notebook di bawah Rp.7 juta.

Menyasar generasi muda dan pelajar, Dynabook akan mengembangkan penjualan melalui kanal online maupun offline store. Sharp Indonesia juga berencana memperluas pangsa pasar melalui toko-toko elektronik rekanan di pusat-pusat perbelanjaan elektronik.

Menurut Ardy, Dynabook memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing melalui keunggulan-keunggulan produknya. Saat ini Dynabook merupakan satu-satunya merek notebook Jepang di Indonesia. Hal ini menjadi pembeda yang dapat meningkatkan value Dynabook. Ditunjang dengan kualitas dan durabilitas khas Jepang, bisa menjadi pertimbangan bagi konsumen dalam memilih sebuah produk notebook dan laptop.

Memasuki kuartal II/2021, Sharp Indonesia optimis akan mampu mencatat angka penjualan yang lebih baik dari kuartal sebelumnya. Dimulainya vaksin Covid-19 memberikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat Indonesia untuk kembali membelanjakan uang mereka dengan membeli barang-barang sekunder seperti produk elektronik.

Andry, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, mengatakan pihaknya akan menambah kategori produk baru seperti notebook dan smartphone. Ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk meningkatkan dan memperluas pangsa pasar, dengan menjadikan notebook sebagai salah satu produk backbone pada masa mendatang.

Kami berusaha untuk menembus omzet penjualan sebesar Rp.12 triliun setahun. Guna mencapai angka tersebut, kami terus berusaha menggali potensi dengan meluncurkan kategori produk-produk baru yang sesuai dengan masa dan kebutuhan konsumen di Indonesia,” ujarnya.

Sharp Indonesia pada tahun ini akan menambah varian baru Dynabook dan memperluas jaringan pendistribusian dengan fokus untuk menaikkan kontribusi penjualan melalui kanal B2B dari 5-6% menjadi 15-20%.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER