Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Sharp Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Pertanian, Dukung SDG

Sharp Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Pertanian, Dukung SDG

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Sharp Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Pertanian, Dukung SDG

Sharp Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Pertanian, Dukung SDG

Program pendampingan petani dilanjutkan ke tahap pembekalan tata kelola administrasi UMKM

Surabaya, kabarindo- Isu ketahanan pangan menjadi topik hangat global dan menjadi sorotan beberapa negara termasuk Indonesia pada pertengahan April 2022 lalu. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘Sharp Mapan’ berupa pendampingan petani padi, Sharp Indonesia berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok tani yang akan berdampak terhadap peningkatan hasil tani nasional.

Andry Adi Utomo, National Sales Sr. General Manager, mengatakan isu ketahanan pangan berpotensi untuk memicu permasalahan besar ke depannya. Daerah Karawang yang merupakan ring 1 Sharp Indonesia, merupakan salah satu lumbung padi di Indonesia dan menjadi wilayah yang tepat bagi perusahaan tersebut untuk menginisiasi program pendampingan petani dengan memperkenalkan metode penanaman modern.

Dibantu dengan penggunaan bibit unggul khusus beras sehat GMP 04, kami harap program ini dapat menjadi upaya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah Indonesia, ujarnya pada Senin (16/5/2022) usai panen raya di Desa Gembongan, Banyusari, Karawang Timur, baru-baru ini.

Melibatkan ratusan petani yang tergabung sejak awal Juli 2021, Sharp Mapan telah menghasilkan lebih dari 85 ton beras di lahan seluas 20 hektar. Pada program pendampingan ini, Sharp menyediakan kebutuhan permodalan dan operasional petani, pelatihan penggunaan alat pertanian terkini, penyediaan bibit unggul hingga pupuk yang ramah terhadap lingkungan. Hasilnya, kualitas beras Sharp Mapan setara dengan beras organik atau beras sehat, sehingga meningkatkan harga jual hasil panen.

Keberhasilan program tahap pertama mampu menarik minat para petani sekitar untuk bergabung dan mengikuti pendampingan pada tahap dua. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Usmaniah MP, mengapresiasi kepedulian Sharp Indonesia yang membantu para petani di daerah tersebut.

Kami harap program Sharp Mapan dapat menjadi contoh dan diikuti oleh para petani lainnya di sekitar Karawang, ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Sharp Indonesia menggandeng yayasan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) selaku fasilitator di lapangan yang didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dan Unit Teknis Pelaksanaan Daerah (UPTD) Karawang Timur. Kerja sama ini menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program yang sudah berjalan 10 bulan.

Sri Eddy Kuncoro, Presiden Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap, mengapresiasi kerja sama dengan Sharp Indonesia, yang memiliki kesamaan visi misi untuk membangun lingkungan yang lebih baik melalui tanah pertanian Indonesia.

Melihat hasil panen yang berkualitas, kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif lanjutan pada fase berikutnya,” ujarnya.

Fase lanjutan yang dimaksud adalah pendampingan generasi muda untuk membangun usaha swadaya masyarakat, sebagai wadah untuk memperjual-belikan beras hasil Sharp Mapan secara mandiri. Generasi Millenials dan Gen-Z yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap sosial media, diberdayakan dan dilatih untuk mempromosikan penjualan beras secara daring. Mereka juga diberikan pembekalan mengenai tata kelola administrasi UMKM.

“Program Sharp Mapan mencoba membangun ekosistem UMKM bagi petani untuk mengimplementasikan Sustainable Development Goals. Dari perspektif keberlangsungan pangan, saat ini Sharp Mapan mencoba memperkenalkan kepada generasi muda mengenai dunia pertanian, agar mereka tertarik menjadi petani penerus di masa depan. Sementara dari perspektif ekonomi, seluruh penjualan beras dari program ini akan kembali digunakan untuk mendanai program dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas,” terang Andry.

Seorang perwakilan petani, Udin Tajudin, menambahkan ia sangat senang, karena telah didampingi dengan baik dan memberikan hasil yang lebih baik. Meskipun harus menyesuaikan dengan beberapa cara baru, seluruh jerih payahnya terbayar dengan hasil panen yang berkualitas.

“Program sejenis Sharp Mapan perlu ditingkatkan agar para petani menjadi lebih sejahtera,” ujarnya.


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER