KABARINDO, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merapatkan barisan dan memberantas habis seluruh praktik-praktik korupsi di tengah kondisi negara Indonesia yang dikepung korupsi.
Menurutnya, pemberantasan korupsi adalah syarat mutlak agar kekayaan negeri ini dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir oknum tertentu.
“Dimana-mana saya mengajak seluruh bangsa bersatu. Kita harus menjaga Republik ini, menjaga kekayaan bangsa kita, memberantas korupsi dari Negara ini,” ungkapnya, dalam Munajat Bersama untuk Keselamatan Bangsa Sekaligus Pengukuhan Pengurus MUI di Jakarta, Sabtu (7/6/26).
Dalam sambutannya, Presiden mengungkap rasa bangganya terhadap kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Akan tetapi kekayaan tersebut kerap disalahgunakan.
“Setelah menjadi Presiden, saya mempelajari fakta-fakta bahwa kekayaan kita ini luar biasa, sangat luar biasa. Tetapi apakah kita mampu menjaga dan memelihara kekayaan tersebut,”ujarnya.
Dia mengatakan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia tidak akan berarti apa-apa jika masyarakat Indonesia tidak mampu mengolahnya dengan baik.
Bersamaan dengan itu, Presiden Prabowo mengungkapkan pemerintah memiliki tantangan yang cukup berat dalam memberantas oknum-oknum koruptor.
Dia mengatakan adanya upaya-upaya serangan dari para koruptor untuk menciptakan ketidakstabilan di masyarakat demi mengamankan diri mereka dari jeratan hukum.
“Tiap kali kita mau menegakkan hukum, koruptor-koruptor ini menyerang. Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, karena mereka tidak ingin hukum berdiri tegak,” ujar Presiden Prabowo menjelaskan.
Di hadapan puluhan ribu jamaah yang hadir, dia berkomitmen bahwa dirinya tidak akan gentar menghadapi tekanan tersebut. Dia juga memastikan akan terus berdiri tegak mengawal kedaulatan ekonomi serba masa depan generasi bangsa.
“Saya disumpah untuk menegakkan segala keadilan. Saya tidak akan mundur satu langkah pun,” kata dia.
Source: MUI.or.id





